Asrol Aziz Lubis : Kami telah mengangkat 21 orang GP menjadi KS dari 50 orang yang telah memenuhi Syarat

AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu - Pemkab Labuhanbatu melalui Dinas Pendidikan berkomitmen mengangkat Guru Penggerak (GP) yang telah memenuhi syarat untuk menjadi Kepala Sekolah (KS) dan Pengawas Sekolah (PS).

Tindak lanjut atas komitmen tersebut Kadis Pendidikan Labuhanbatu Asrol Aziz Lubis, S.E., M.A.P., telah mengangkat GP sebanyak 21 orang menjadi KS dilingkungan Dinas Pendidikan Labuhanbatu.

Hal ini demikian disampaikan oleh Kepala Disdik Kabupaten Labuhanbatu Asrol Aziz Lubis, SE, M.AP saat didapuk menjadi narasumber serta sekaligus membuka kegiatan Project Management Office (PMO) di Ruang Aula Kantor Dinas Pendidikan Labuhanbatu Jalan Binaraga Rantau Prapat Provinsi Sumatera Utara, Rabu (27/03/2024).

“Dari jumlah GP sebanyak 50 orang yang telah memenuhi syarat menjadi KS, kami telah mengangkat sebanyak 21 orang GP menjadi KS. Hingga saat ini kami masih terus memproses rencana ini berdasar data yang ada. Kami akan sesuaikan lagi berapa jumlah GP yang telah memenuhi syarat untuk diangkat menjadi KS,” tutur Kadisdik Labuhanbatu (Rabu, 27/03/2024).

Asrol Aziz Lubis juga mengungkapkan bahwa salah satu kebijakan Merdeka Belajar yang menjadi prioritas program Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) adalah Pengangkatan GP menjadi KS dan PS. Disdik Labuhanbatu berkomitmen untuk mengimplementasikan program ini sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang ada.

“Kami selalu berkomitmen dalam mengimplementasikan berbagai program prioritas Kemendikbudristek, salah satu diantaranya adalah pengangkatan GP menjadi KS dan PS. Melalui Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 Tentang Penugasan Guru Sebagai KS dan Permendikbudristek Nomor 26 Tahun 2022 Tentang Pendidikan Guru Penggerak, telah diatur mekanisme pengangkatan GP menjadi KS dan PS," ungkap Asrol Aziz Lubis.

Masih dalam penjelasan Kadis Pendidikan Labuhanbatu, mengapresiasi peran Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara yang terus melakukan pendampingan untuk memastikan program prioritas Kemendikbudristek dapat terimplementasikan dengan baik di Labuhanbatu.

“Kepada BPMP Sumut kami mengucapkan banyak terima kasih, karena terus mendampingi kami sehingga capaian implementasi Program Merdeka Belajar di Labuhanbatu sangat menggembirakan. Walaupun dalam beberapa hal masih ada yang lemah, tapi kami akan terus perbaiki,” jelas Asrol Aziz Lubis.

Secara terpisah, Kepala BPMP Sumut, Tajuddin Idris, S.Si, M.T. menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemkab. Labuhanbatu terkhusus Dinas Pendidikan, yang telah berkomitmen dalam mengangkat GP menjadi KS dan PS.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen kuat Dinas Pendidikan Labuhanbatu yang dalam pengangkatan GP menjadi KS dan PS. Hal ini tentunya sejalan dengan harapan Pak Menteri dan Pak Dirjen untuk segera mengisi kekosongan KS dan PS dari GP. BPMP Sumut akan terus berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan advokasi terhadap GP menjadi KS dan PS termasuk melakukan pemetaan kebutuhan KS dan PS yang akan purna bakti guna penyiapan strategi mengantisipasi kekosongan KS dan PS tersebut," imbuh Tajuddin Idris (Rabu, 27/03/2024).

Lebih lanjut, "Kami juga sangat senang mendengar capaian target program Merdeka Belajar dari Labuhanbatu yang sangat menggembirakan. Kami berharap sinergi yang telah terjalin erat dengan Dinas Pendidikan Labuhanbatu ini dapat terus dipertahankan,” timpal Kepala BPMP Sumut.

Rangkaian kegiatan pertemuan PMO itu, berbagai isu prioritas pendidikan dibahas secara bersama dengan Dinas Pendidikan dan stakeholder lain. Isu-isu tersebut diantaranya terkait dengan Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Pengangkatan Guru Penggerak (GP) menjadi KS dan PS, Satuan Tugas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), Pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD), dan update capaian target implementasi Merdeka Belajar di Labuhanbatu.

Turut hadir dalam PMO tersebut perwakilan dari Inspektorat dan Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), perwakilan Kementrian Agama, Dinas Sosial, Koordinator Pengawas (Korwas), juga pendamping kegiatan PMO dari BPMP Sumut. (Afdillah)

 

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.