Oleh: BAMBANG AFDILLAH

AKARRUMPUT.COM, Sumatera Utara – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas kota Medan, PSMS tetap menjadi simbol kebanggaan masyarakat. Klub yang lahir puluhan tahun lalu itu kini menghadapi fase kritis, di mana kepemilikan baru dapat menentukan arah strategis dan eksistensi jangka panjang Ayam Kinantan.
Siapa yang akan menjadi pemilik berikutnya menjadi sorotan publik. Arifuddin Maulana Basri, Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia (KMI), menyatakan pihaknya terbuka bagi calon pemegang saham yang siap menjaga nilai-nilai historis klub dan mempertahankan keberadaan PSMS di Sumatera Utara.
Apa yang sedang berlangsung adalah serangkaian pembicaraan dengan investor potensial. Ade Jona Prasetyo, tokoh bisnis sekaligus politikus lokal, menunjukkan ketertarikan melalui dukungan publik.
Sementara JR Saragih, pendiri Efarina Group, tengah menyiapkan langkah-langkah resmi untuk mengevaluasi peluang akuisisi. Kedua calon ini dianggap serius, karena memahami bahwa PSMS lebih dari sekadar klub olahraga: ia adalah warisan budaya yang melekat pada masyarakat.
Kapan momen kepastian akan tercapai masih belum jelas. Arifuddin menekankan bahwa proses negosiasi dapat berlangsung beberapa bulan, bergantung pada kesepakatan kedua belah pihak. Setiap keputusan akan memengaruhi sejarah dan strategi pengelolaan klub di masa depan.









