Secara terpisah, Danramil 02/TL J. Sembiring menjelaskan bahwa keberhasilan panen luas tersebut lahir dari kerja sama petani dan aparat teritorial.

“Pendampingan Babinsa dilakukan secara berkelanjutan agar produksi pertanian tetap stabil dan meningkat,” ujarnya.
Dandim 0209/Labuhanbatu Hanung Kaptiaji menegaskan bahwa peran prajurit teritorial akan terus dioptimalkan untuk mendukung program nasional dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
“Kami terus mengawal program swasembada pangan. Produksi pertanian harus kuat agar ketahanan nasional tetap terjaga,” tegasnya.
Keberhasilan panen 935 hektare ini menjadi indikator positif bagi sektor pertanian di wilayah Kualuh Hilir. Sinergi antara TNI dan petani diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan. (Red)








