Ia menyebut, pembangunan perkotaan berkelanjutan menjadi bagian dari hilirisasi ekonomi, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bersama Menteri serta regulasi nasional tahun 2025 terkait kawasan pedesaan dan perkotaan.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI H. Andi Amran Sulaiman memaparkan penguatan ekosistem pertanian dan strategi swasembada pangan berkelanjutan.
“Indonesia kini berada di posisi kedua dunia dalam swasembada pangan. Kita tidak lagi bergantung pada impor, bahkan mampu menyalurkan bantuan beras 10 ribu ton ke Palestina,” ungkap Mentan.
Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari peran aktif kepala daerah dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Mentan juga membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk mengajukan bantuan sektor pertanian, termasuk bibit kelapa, kakao, serta pengembangan lahan persawahan.
Turut mendampingi Bupati Labuhanbatu, Kadis Pendidikan Abdi Jaya Pohan, Kaban Pendapatan Fazrinsyah Putra, Kapus Kota Rantauprapat Raja Khairul Bahri Ritonga, SKM, jajaran Protokoler, dan Diskominfo.
Rakornas Apkasi dan Expo 2026 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, dengan agenda diskusi strategis, pameran daerah, serta pertemuan bisnis yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. (Red)








