Lebih lanjut, Bupati menyampaikan pesan agar generasi muda Indonesia berani memiliki cita-cita besar, bekerja keras, serta tidak kehilangan kepekaan hati dalam menjalani kehidupan.

Pemuda juga diharapkan mampu mengambil peran sebagai pemimpin sekaligus pelayan masyarakat. Keberanian dalam mengambil tanggung jawab harus disertai kemauan untuk membantu dan memperjuangkan kepentingan bersama.
“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh pemuda menjadikan ilmu pengetahuan, karya, dan pengorbanan sebagai bentuk kecintaan terhadap Indonesia.
Dalam penutup amanatnya, Bupati mengajak masyarakat menjadikan peringatan Sumpah Pemuda sebagai momentum memperkuat persatuan dan membangun masa depan bangsa.
“Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui, tetapi sesuatu yang sedang kita bangun bersama.”
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Labuhanbatu berlangsung khidmat. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menghadiri kegiatan tersebut.
Hadir di antaranya Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, Kajari Labuhanbatu Jefry F. Maukar, S.H., Ketua DPRD Labuhanbatu Arjan Priadi Ritonga, serta Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, S.T.
Turut hadir Kakankemenag, para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, kepala badan, dan tamu undangan lainnya.
Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat persatuan sekaligus mendorong generasi muda mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Melalui semangat Sumpah Pemuda ke-98, pemuda Labuhanbatu diharapkan terus berkarya, menjaga persaudaraan, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta Indonesia. (Red)









