Beliau menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana membangun karakter, solidaritas, dan cinta terhadap daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya soal siapa yang menang, tapi tentang bagaimana kita membangun karakter, solidaritas, dan cinta kepada Labuhanbatu,” tambahnya.
Bupati juga berpesan agar peserta menjunjung tinggi sportivitas, serta kepada dewan juri untuk memberikan penilaian secara objektif dan adil.
“Kemenangan sejati tidak hanya diukur dari trofi, tetapi dari proses belajar dan kebersamaan yang kita tanamkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Rumah Pemimpin Muda Rantauprapat, Ikhsan Ahmad, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memberi warna berbeda dalam perayaan HUT Pemkab kali ini.
“Kami ingin hadir bukan dengan pesta megah, tetapi dengan semangat dan karya anak muda Labuhanbatu yang luar biasa,” ungkap Ikhsan.
Adapun jenis perlombaan yang digelar meliputi vokal lagu daerah (32 peserta), orasi Labuhanbatu Cerdas Bersinar (22 peserta), puisi musikalisasi (24 tim), fashion show daur ulang (17 peserta), serta tari daerah (17 tim). (Red)








