Bupati Maya juga memberikan apresiasi kepada pelatih, official, dan pendamping yang terus membina talenta sepak bola usia dini.
Sebanyak 22 orang tergabung dalam rombongan SSB FKGOR. Mereka membawa misi untuk tampil maksimal sekaligus mengharumkan nama Labuhanbatu pada Piala Soeratin Sumatera Utara 2026.

Menurut Bupati Maya, pembinaan sepak bola membutuhkan dukungan berkelanjutan. Ketersediaan lapangan dan fasilitas olahraga di desa maupun kelurahan dinilai penting agar anak-anak memiliki ruang untuk mengembangkan bakat.
Dari sekolah sepak bola dan kompetisi usia dini, talenta muda dapat ditempa secara konsisten. Pembinaan tersebut diharapkan melahirkan pesepak bola Labuhanbatu yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Saya titip anak-anak kita. Dampingi mereka dengan baik dan pastikan kebutuhan serta keselamatan mereka selama berada di Medan,” pungkasnya.
Pelepasan tim turut dihadiri sejumlah kepala OPD Pemkab Labuhanbatu, perwakilan manajemen SSB FKGOR, KONI Labuhanbatu, serta pendamping tim.
SSB FKGOR kini membawa nama Labuhanbatu ke panggung Piala Soeratin Sumatera Utara 2026. Dukungan dan pembinaan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam perjalanan talenta muda daerah. (Red)









