Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Ika Bina Rantauprapat berlangsung khidmat. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menghadiri kegiatan tersebut.
Hadir Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, Kajari Labuhanbatu Jefry F. Maukar, S.H., Ketua DPRD Labuhanbatu Arjan Priadi Ritonga, serta Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, S.T.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama, para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, kepala badan, dan undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mewarnai peringatan yang mengusung semangat persatuan dan pengabdian kepada bangsa.
Peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar mengenang ikrar bersejarah para pemuda pada 1928. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia membutuhkan generasi yang berkarakter, tangguh, dan peduli.
Pesan Menpora yang disampaikan Bupati Maya menegaskan bahwa pembangunan bangsa memerlukan keterlibatan aktif generasi muda. Mereka diharapkan mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan nilai kemanusiaan.
“Marilah kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab, masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui. Masa depan adalah sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” demikian pesan penutup Menpora.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, semangat persatuan diharapkan semakin kuat di tengah masyarakat. Generasi muda Labuhanbatu pun memiliki ruang untuk berkontribusi melalui pendidikan, kreativitas, inovasi, dan kegiatan sosial.
Nilai patriotisme, kegigihan, dan empati menjadi bekal penting untuk membangun Labuhanbatu serta Indonesia yang lebih maju. (Red)









