Kawasan tersebut dipilih karena memiliki akses terhadap sekolah, rumah sakit, kawasan industri, serta jalur transportasi utama, sehingga diharapkan mampu menunjang kenyamanan dan mobilitas penghuni.
Pembangunan rumah subsidi berskala besar ini diproyeksikan menyerap sekitar 80.000 tenaga kerja, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pembangunan perumahan ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi,” kata Teddy.
Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat melalui percepatan pembangunan serta penyederhanaan perizinan. (Red)








