Menu

Mode Gelap
Lapas Rantauprapat Perkuat Publikasi Pembinaan, PWI Siap Bersinergi 34 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi Dimusnahkan Polres Labuhanbatu Babinsa Kawal Bantuan Beras, Warga Negeri Lama Terbantu Kodim 0209/LB Dukung JPRMI Cetak Generasi Berkarakter Kodim 0209/Labuhanbatu Gelar Pengobatan Gratis, Warga Antusias Kapolres Labuhanbatu Dukung SDN 15 Rantau Selatan Tembus Nasional

Headline

Genre Labuhanbatu Cetak Remaja Hebat Menuju Indonesia Emas

badge-check


					Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita dalam gelaran acara Pengukuhan Generasi Berencana (GenRe) di Ballroom Suzuya Hotel Rantauprapat, Jumat (10/10/2025) Perbesar

Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita dalam gelaran acara Pengukuhan Generasi Berencana (GenRe) di Ballroom Suzuya Hotel Rantauprapat, Jumat (10/10/2025)

GenRe Indonesia merupakan wadah yang berkomitmen membina remaja agar memiliki pengetahuan, kemandirian, dan perencanaan dalam pendidikan, karier, serta keluarga. Program ini menjadi bagian penting menuju visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, kegiatan juga menyoroti pentingnya pencegahan anemia dan peningkatan gizi remaja putri melalui program Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.03.03/MENKES/0595/2016.

Bupati Maya menyampaikan, jumlah remaja putri sasaran program TTD di Labuhanbatu pada tahun 2023 mencapai 23.710 orang, dengan capaian 92,6%. Tahun 2024 meningkat menjadi 28.642 orang, dengan capaian 95,2%.

“Gerakan aksi bergizi menjadi strategi penting untuk mendorong kepatuhan konsumsi TTD, yang berperan dalam percepatan penurunan stunting,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Labuhanbatu Nur Hetti L. Tobing, S.K.M., M.K.M., menekankan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional BKKBN.

“Para anggota GenRe yang dikukuhkan diharapkan menjadi duta dan teladan bagi teman sebaya dalam mencegah pernikahan dini, seks bebas, serta penyalahgunaan narkoba,” ungkap Hetti.

Ia menambahkan, remaja perlu memiliki pengetahuan, kemampuan berkarier, dan perilaku sehat agar mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Dalam kesempatan yang sama, Agustina Siregar, S.Sos., M.Si., Ketua Tim Kerja 1000 HPK dan AUD, mengungkapkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan prevalensi stunting di Sumatera Utara meningkat menjadi 22%, dari 18,9% di tahun sebelumnya. Sekitar 36–40% remaja putri di provinsi ini juga masih mengalami anemia.

“Anemia yang terjadi pada remaja putri saat ini berpotensi menimbulkan risiko bayi stunting di masa depan jika tidak dicegah sejak dini,” ujar Agustina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Rantauprapat Perkuat Publikasi Pembinaan, PWI Siap Bersinergi

21 September 2026 - 20:34 WIB

34 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi Dimusnahkan Polres Labuhanbatu

17 September 2026 - 18:04 WIB

Babinsa Kawal Bantuan Beras, Warga Negeri Lama Terbantu

14 September 2026 - 20:43 WIB

Kodim 0209/LB Dukung JPRMI Cetak Generasi Berkarakter

13 September 2026 - 18:14 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Gelar Pengobatan Gratis, Warga Antusias

11 September 2026 - 17:05 WIB

Trending di News