Meski menyampaikan kritik, Arjan tetap menegaskan bahwa kebebasan pers harus dihormati. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tidak boleh mengabaikan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang.
“Kebebasan pers itu penting, tetapi harus diiringi tanggung jawab. Jangan sampai informasi yang disampaikan justru menggiring opini yang merugikan,” tambah Arjan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dalam menyaring informasi yang beredar, terutama di tengah derasnya arus berita saat ini.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu utuh. Perlu kecermatan dalam memahami setiap informasi,” ungkap Politisi asal Labuhanbatu.
Polemik ini telah memicu berbagai reaksi dari kader Partai NasDem di sejumlah daerah. Namun, Arjan menegaskan bahwa sikap yang diambil adalah tetap fokus pada pelurusan fakta, bukan memperkeruh keadaan.
Dengan pernyataan yang tegas namun tetap terarah, Arjan Priadi Ritonga menegaskan bahwa menjaga kepercayaan publik menjadi hal utama, baik bagi partai politik maupun media sebagai penyampai informasi. (Afdillah)









