AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pembinaan warga binaan melalui kegiatan Safari Jumat yang digelar di Rumah Tahanan Polri (RTP) Polres Labuhanbatu, Jalan MH. Thamrin, Rantauprapat, Jumat (07/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wadah pembinaan mental dan spiritual bagi para tahanan yang tengah menjalani proses hukum. Kehadiran Kapolres bersama jajaran disambut antusias oleh warga binaan yang mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga selesai.

Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon, S.H., Kasat Samapta AKP Kando Hutagalung, S.H., M.H., Kasat Lantas IPTU Muhammad Rizal, Kasat Tahti IPTU Roki P. Sianturi, KBO Satreskrim IPTU Fajar Siddik, S.H., para perwira serta personel Sat Tahti Polres Labuhanbatu.
Safari Jumat diawali dengan tausyiah yang disampaikan Al Ustad Iben. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh warga binaan untuk tidak larut dalam penyesalan, melainkan menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.
Menurutnya, setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah selama masih diberikan waktu dan kemauan untuk memperbaiki kesalahan.
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat. Para warga binaan tampak mengikuti tausyiah dengan serius dan penuh perhatian.
Usai penyampaian tausyiah, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya memberikan motivasi secara langsung kepada para tahanan. Ia mengingatkan bahwa proses hukum yang sedang dijalani harus dijadikan pelajaran berharga agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang.
“Jadikan masa pembinaan ini sebagai waktu untuk memperbaiki diri. Kesalahan yang pernah terjadi hendaknya menjadi pelajaran agar ke depan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik, taat hukum, dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” ujar AKBP Wahyu Endrajaya.
Kapolres menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan kedua untuk memperbaiki masa depan. Karena itu, ia berharap para warga binaan dapat memanfaatkan waktu selama berada di RTP untuk mendekatkan diri kepada Tuhan serta membangun tekad menjadi pribadi yang lebih baik.










