AKARRUMPUT.COM, Labusel – Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu mulai membongkar dinding kayu yang rapuh di rumah Tukirin, 68 tahun, warga Dusun Wonosari, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (19/10/2026).
Pembongkaran tersebut menjadi bagian dari program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Personel Satgas bekerja bergotong royong untuk membangun kembali rumah yang telah ditempati Tukirin selama puluhan tahun.

Dinding papan yang lapuk dibongkar secara bertahap. Personel juga menggali pondasi dan memasang batu sebagai bagian awal pembangunan rumah yang lebih kokoh dan layak huni.
Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang aman dan nyaman.
“Rumah adalah tempat berlindung bagi keluarga. Kami pastikan Bapak Tukirin dan keluarganya nanti memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Inilah wujud kehadiran TNI di tengah rakyat, mengurangi beban dan membangun harapan,” ujarnya.
Bagi Tukirin, pembangunan rumah tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri. Selama puluhan tahun, ia tinggal di rumah yang kondisinya semakin memprihatinkan.
Pria berusia 68 tahun itu sehari-hari bekerja serabutan dengan mengambil upah di lahan perkebunan milik warga. Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarganya.
Tukirin mengaku bersyukur karena rumahnya mendapat perhatian melalui program TMMD. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada TNI dan pemerintah yang telah membantu memperbaiki tempat tinggalnya.
“Terima kasih, terima kasih Bapak TNI dan pemerintah yang telah memilih rumah saya untuk dibangun kembali. Saya tidak menyangka mendapat perhatian seperti ini. Semoga Gusti Allah membalas semua kebaikan ini,” ungkapnya haru.
Program rehabilitasi RTLH dalam TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan. Pembongkaran dinding rapuh menjadi langkah awal untuk menghadirkan rumah yang lebih aman bagi Tukirin dan keluarganya.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-130 terus mendorong pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Program ini sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja nyata di wilayah Labuhanbatu Selatan. (Red)










