Pohon membantu menyerap karbon, menghasilkan oksigen, menjaga kualitas udara, serta mendukung ketersediaan air. Akar pohon juga berperan menjaga struktur tanah agar tidak mudah terkikis.

“Tanam satu pohon, sejuta kehidupan. Satu tindakan kecil berupa menanam pohon bisa memberikan dampak besar bagi keberlangsungan hidup makhluk di bumi. Apa yang kita tanam hari ini bukan sekadar pohon, melainkan wujud nyata kepedulian untuk masa depan yang lebih hijau,” tegasnya.
Ada momen sederhana yang menarik perhatian Hanung saat penanaman berlangsung. Sejumlah anak sekolah, termasuk murid taman kanak-kanak (TK), menyaksikan kegiatan tersebut. Ucapan polos seorang anak bahkan meninggalkan kesan mendalam bagi Dansatgas TMMD ke-130 itu.
“Lihat, bapak-bapak itu nanam pohon untuk tempat kita berlindung, kan?” tutur Hanung, menirukan perkataan anak TK tersebut.
Kalimat sederhana itu menggambarkan bagaimana anak-anak memandang pohon sebagai bagian penting dari kehidupan.
Di balik kepolosan mereka, tersimpan harapan akan lingkungan yang nyaman, sejuk, dan aman. Bagi Hanung, momen tersebut menjadi pengingat bahwa manfaat penghijauan tidak hanya dirasakan masyarakat saat ini. Generasi mendatang juga berhak menikmati lingkungan yang sehat.
Pohon yang tumbuh besar kelak dapat memberikan keteduhan bagi warga. Selain itu, keberadaannya membantu menjaga keseimbangan alam di sekitar permukiman. (Red)










