AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas pembinaan menjadi fokus evaluasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat. Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan, dan Teknologi Informasi, Zulkifli Bintang, bersama Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan, Kriston Napitupulu, meninjau langsung kondisi lapas pada Sabtu (31/10/2026).
Kunjungan kerja tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 WIB. Selain memantau pelaksanaan program pembinaan, rombongan membahas rencana pengembangan sarana dan prasarana untuk mendukung pelayanan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef Leonard Sihombing, menyambut kedatangan rombongan bersama jajaran pejabat struktural.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan sejumlah fasilitas di lingkungan Lapas Rantauprapat. Rombongan melihat kondisi bangunan, fasilitas hunian warga binaan, serta pelayanan publik.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi (monev) untuk mengidentifikasi kebutuhan perbaikan maupun pengembangan fasilitas.
Zulkifli Bintang menjelaskan bahwa evaluasi bertujuan memastikan pelaksanaan pembinaan dan operasional lapas berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memperkuat sinergi dan memastikan bahwa perencanaan pembangunan infrastruktur Lapas Rantauprapat ke depan dapat menjawab tantangan operasional, meningkatkan aspek keamanan, serta menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan optimal,” ujar Zulkifli.
Ia menegaskan bahwa hasil pemantauan akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebutuhan pembangunan. Pengembangan fasilitas diharapkan mampu mendukung kapasitas hunian sekaligus meningkatkan efektivitas pembinaan.
Selain mengevaluasi infrastruktur, rombongan membahas penguatan koordinasi antara Lapas Rantauprapat dan Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan.
Pembahasan tersebut meliputi integrasi program pembinaan narapidana, pembimbingan kemasyarakatan, serta persiapan warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Sinergi kedua lembaga menjadi bagian penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial. Pembinaan di dalam lapas perlu berjalan beriringan dengan pendampingan kemasyarakatan agar warga binaan memiliki kesiapan menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
Koordinasi ini juga diharapkan mampu memperkuat kesinambungan pelayanan pemasyarakatan, mulai dari masa pembinaan hingga proses kembali ke lingkungan sosial.
Yosef Leonard Sihombing menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan yang diberikan tim monev.
“Kami mengapresiasi perhatian dan arahan yang diberikan. Seluruh hasil evaluasi serta rekomendasi akan kami tindak lanjuti sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Rantauprapat,” ungkap Yosef.
Menurutnya, evaluasi menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi kebutuhan lapas sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Melalui koordinasi tersebut, Lapas Rantauprapat diharapkan dapat menyusun langkah pengembangan yang lebih terarah. Rencana pembangunan juga perlu mempertimbangkan kebutuhan operasional, keamanan, serta kenyamanan warga binaan dan masyarakat.
Kunjungan kerja Kabid PK Zulkifli Bintang dan Kabapas Kelas I Medan Kriston Napitupulu menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemasyarakatan.
Dengan evaluasi berkala dan koordinasi lintas lembaga, peningkatan infrastruktur serta kualitas pembinaan Lapas Kelas IIA Rantauprapat diharapkan dapat berjalan efektif, akuntabel, dan berkelanjutan. (Red)









