Menu

Mode Gelap
Momen Haru Pelepasan Alumni SMK Yapim, Kepsek Tampil Memimpin Tari Tor-Tor Polsek Kualuh Hulu Bongkar Peredaran Sabu di Damuli Pekan, Dua Pelaku Diamankan Merasa Dikriminalisasi , R Lawan Lewat Praperadilan Polsek Kualuh Hulu Amankan Pelaku, Penganiayaan Brutal Terungkap Gaya Tak Biasa! Polres Labuhanbatu Ajak Kreator Digital di Ungkap 125 Kasus Narkoba Malam Mencekam di Bilah Barat! S.R dan Rekan Diamankan Terkait Dugaan Sabu

Daerah

Hasil 8 Besar OPD Cup II : Disdik Singkirkan RSUD Melalui Drama Adu Finalti, Kemenangan Dispora vs Diskominfo di Bumbui Keputusan Wasit Kontroversial

badge-check

AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Pertandingan kemarin yang sempat ditunda (Sabtu, 24/08/2025-Red) akhirnya dilanjutkan kembali dalam pertandingan babak 8 besar (perempat final) Turnamen  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Cup II Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2024 antara Tim Dinas Pendidikan (Disdik) Labuhanbatu bersua Tim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuhanbatu berlangsung di Lapangan Stadion Binaraga Rantauprapat Kelurahan Siringo-ringo Kecamatan Rantau Utara, Minggu sore (25/08/2024).

Sebagaimana kita ketahui sebelumnya memasuki pertandingan babak kedua kemarin, terjadi Force Majeure (hal yang tidak dapat diperkirakan) yakni hujan deras berimbas genangan air cukup mengganggu jalannya pertandingan, aliran bola tidak bergulir dengan normal serta akibat curah hujan yang cukup tinggi dilapangan permainan, bisa mengakibatkan rawan cedera bagi pemain yang bertanding.

Untuk sementara diakhir babak pertama Disdik Labuhanbatu masih unggul 1-0 kontra RSUD Labuhanbatu. Memasuki kick off babak kedua di mulai RSUD tampil ngotot dari menit awal bermain dengan melakukan insiatif ofensif untuk mengejar keunggulan Disdik.

Menghadapi taktik ofensif RSUD Coach Dedi Sadrya Gayo mengintruksikan kepada seluruh pemainnya agar lebih mengedepankan strategi defensive, dengan dikomandoi jendral barisan pertahanan Erik Sahata Silalahi berhasil menghalau serangan demi serangan oleh barisan penyerang RSUD, sesekali barisan penyerang Disdik melakukan counter attack ke barisan pertahanan RSUD.

Memanfaatkan kelengahan para barisan Bek pertahanan Disdik, akhirnya pada menit ke-68 pertahanan kokoh Disdik yang kuat dapat ditembus oleh peyerang RSUD, dengan melakukan tembakan jarak jauh penyerang RSUD berhasil mengoyak jala gawang Kiper Disdik, skor 1-1 sebagai penyeimbang dalam pertandingan tersebut.    

Gol penyeimbang RSUD itu menjadi gol penutup sampai akhir babak kedua kontra Disdik, hasil imbang 1-1 dalam waktu normal 2 X 35 menit dilanjutkan kembali dengan tendangan adu penalti untuk menentukan siapa yang berhak lanjut kebabak semi final.

Hasil adu penalti tersebut Disdik menjadi pemenang kontra RSUD, dimana jalannya adu penalti keempat penendang Disdik sukses menjalankan tugasnya untuk menjebol jala gawang RSUD, sementara kedua pemain RSUD gagal untuk melesakkan bola ke gawang Disdik.

Skor keseluruhan 5-3 bagi keunggulan Disdik versus RSUD, selanjutnya kemenangan tersebut otomatis membawa Disdik melenggang ke semi final, nantinya  Disdik sudah ditunggu oleh Bapenda yang sebelumnya berhasil mengalahkan sang juara bertahan Satpol PP, (Jumat, 23/08/2024-Red).

 

Partai Kedua Dispora versus Diskominfo Kisruh

Sementara pada pertandingan lainya di sore hari itu juga, dilanjutkan partai kedua yakni Dispora berhadapan dengan Diskominfo, pada pertandingan tersebut terjadi kekacauan dan kekisruhan diakibatkan lagi-lagi kepemimpinan wasit yang dianggap keliru oleh para pemain Diskominfo sehingga membuat menguntungkan Dispora.

Kronologis kekisruhan jalannya pertandingan tersebut, berawal Dispora berhasil mencetak gol di penghujung pertandingan babak kedua dimasa injury time menit ke-68, proses terjadinya gol Dispora dianggap kontroversial oleh Diskominfo , dimana sebelum terjadinya gol, posisi tiga pemain Dispora tepat berada di garis area kotak penalti Diskominfo diartikan sudah berada di posisi offside, namun asisten wasit/hakim garis tidak mengangkat bendera akan hal itu.

Dampak keputusan wasit yang menyatakan gol tersebut di protes oleh salah satu pemain sehingga diikuti peman lainnya, aksi protes yang dilakukan para pemain Diskominfo tidak membuat Keputusan wasit berubah, wasit tetap kukuh dengan keputusannya yang menyatakan gol bagi Dispora.

Lebih lanjut, dengan ketidak puasan akan keputusan wasit yang memimpin, tampak seluruh pemain Diskominfo melakukan walk out dari pertandingan dan mogok bermain, demi melampiaskan kekesalan dan ketidakterimaan apa yang sudah diputuskan wasit pada pertandingan tersebut, padahal masih ada sisa waktu pertandingan yang berjalan. (Afdillah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Labuhanbatu Gaspol Ketahanan Pangan, Stok Beras Aman 2026

22 April 2026 - 17:02 WIB

Jangan Giring Opini! Arjan Priadi Ritonga Tegaskan Fakta di Balik Isu NasDem

16 April 2026 - 18:31 WIB

Ikhtiar Maksimal Labuhanbatu: Pastikan 220 Jemaah Haji Berangkat Aman dan Nyaman

9 April 2026 - 15:45 WIB

Audit Dimulai, Bupati Maya Dorong Transparansi Total di Labuhanbatu

7 April 2026 - 18:05 WIB

Bank Sumut Didorong Naik Kelas, Bupati Labuhanbatu Tegaskan Dukungan Penuh

6 April 2026 - 18:52 WIB

Trending di Daerah