Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksa BPK RI, Johan Reonal Banahatan, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu atas dukungan selama proses pemeriksaan lapangan berlangsung.

Ia menilai komunikasi yang terbangun selama audit berjalan efektif. Penyediaan data dan dokumen juga dinilai cepat sehingga mendukung kelancaran pekerjaan tim pemeriksa di lapangan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang telah bersikap sangat kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Komunikasi yang baik serta kecepatan dalam menyajikan data dan dokumen yang dibutuhkan sangat membantu kami menjalankan tugas pemeriksaan secara objektif dan tepat waktu,” ujar Ketua Tim Pemeriksa BPK RI, Johan Reonal Banahatan (Selasa, 05/05/2026).
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa sinergi antara auditor dan pemerintah daerah berjalan cukup baik. Kondisi itu menjadi modal penting dalam mendorong perbaikan tata kelola keuangan secara berkelanjutan.
Exit meeting ini juga memperlihatkan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang semakin menempatkan akuntabilitas sebagai bagian dari budaya kerja birokrasi. Penguatan pengawasan internal, ketertiban administrasi, dan respons cepat terhadap rekomendasi pemeriksa menjadi faktor yang sangat menentukan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Di tengah tuntutan publik terhadap pemerintahan yang terbuka, langkah ini dinilai strategis. Masyarakat kini menaruh perhatian besar pada efektivitas penggunaan anggaran. Karena itu, setiap hasil audit memiliki nilai penting dalam menjaga kredibilitas pemerintah.
Melalui pemeriksaan akhir LKPD 2025, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memperoleh catatan evaluasi sekaligus arah pembenahan. Tindak lanjut yang cepat terhadap rekomendasi BPK diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik, memperbaiki manajemen keuangan, dan menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Ir. Hasan Heri Rambe, Asisten III Zaid Harahap, S.Sos., Kepala Inspektorat Ahlan Taruna Ritonga, tim pemeriksa BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, para pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.
Dengan berakhirnya pemeriksaan lapangan ini, fokus Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kini mengarah pada pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Red)









