Bupati Maya juga menilai MTQH dan FSQ bukan hanya ajang perlombaan semata. Kegiatan tersebut dianggap sebagai wadah pembinaan generasi muda Qur’ani dan pegiat seni Islami di Kabupaten Labuhanbatu.

Momentum itu pun diminta menjadi penguat semangat masyarakat dalam menjaga nilai-nilai Al-Qur’an dan budaya Islami di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai bukti bahwa Labuhanbatu tidak pernah kehabisan generasi Qur’ani yang unggul serta para pegiat seni Islami yang berprestasi,” ucapnya.
Pelaksanaan MTQH ke-55 dan FSQ ke-40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Ex Terminal Padang Bulan Rantauprapat. Lokasi tersebut dipilih untuk menampung seluruh rangkaian kegiatan perlombaan dan pembinaan peserta.
Persiapan teknis pelaksanaan acara juga terus dimatangkan oleh panitia bersama pemerintah daerah. Mulai dari arena perlombaan, akomodasi peserta, hingga sistem penjurian telah dipersiapkan agar kegiatan berjalan sukses dan lancar.
Keberadaan Dewan Hakim dan Dewan Juri yang kompeten diharapkan mampu meningkatkan kualitas MTQH dan FSQ tahun ini. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan tersebut juga diharapkan mempererat ukhuwah Islamiyah masyarakat Labuhanbatu.
Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menegaskan keseriusannya dalam membangun generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, serta mampu membawa nama daerah bersinar di tingkat nasional. (Red)










