Melalui forum ini, kesepakatan dukungan program tahun 2026 mulai dirumuskan. Selain itu, arah prioritas kegiatan untuk tahun 2027 juga mulai disusun bersama.

Sejumlah sektor menjadi fokus utama. Peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Penguatan perlindungan sosial dan pelayanan publik juga turut dibahas.
Di sisi lain, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal terus didorong. Infrastruktur, ketahanan pangan, dan mitigasi bencana juga masuk dalam agenda prioritas.
Partisipasi aktif perusahaan diharapkan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat. Sinergi ini diyakini dapat mempercepat pemerataan pembangunan di Labuhanbatu.
“Kami berharap dunia usaha tidak hanya berkontribusi, tetapi juga terlibat aktif dalam perencanaan pembangunan,” tambahnya.
Diskusi interaktif kemudian digelar. Sesi ini dipimpin oleh Asisten II Setdakab untuk menyerap masukan dari seluruh peserta.
Forum CSR ini menjadi momentum penting. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Labuhanbatu. (Red)









