Pada kegiatan tersebut, penjelasan mengenai filosofi nama dan lambang satuan disampaikan oleh jajaran Kodim. Pernyataan persetujuan penggunaan nama kemudian ditandatangani sebagai bagian dari administrasi formal.

Kehadiran unsur keluarga kesultanan bersifat normatif sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah daerah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif.
Dandim 0209/LB menegaskan bahwa penyematan nama tokoh lokal akan menjadi motivasi moral bagi prajurit.
“Ini bukan hanya penggunaan nama, tetapi komitmen moral agar prajurit membawa kehormatan sejarah daerah dalam setiap tugasnya,” tegasnya.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari penguatan identitas teritorial dan kedekatan TNI dengan masyarakat. (Red)









