Tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, Bupati Maya Hasmita juga menunjukkan kepedulian terhadap pemulihan psikologis para korban, khususnya anak-anak. Didampingi Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Dukcapil, serta Kepala Bappeda, Bupati menyapa anak-anak di pengungsian. Ia mengajak mereka bermain, bernyanyi, dan tertawa bersama, menciptakan suasana hangat untuk mengurangi trauma pasca banjir.

Bagi anak-anak tersebut, momen sederhana itu menjadi oase di tengah kesulitan yang mereka alami. Senyum yang perlahan kembali merekah menjadi bukti bahwa perhatian dan kasih sayang mampu menjadi obat awal penyembuhan luka batin akibat bencana.
Kunjungan Bupati Labuhanbatu ke Batang Toru dan Garoga menjadi gambaran nyata solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana alam. Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran ini memperkuat ikatan persaudaraan, menegaskan bahwa di tengah duka, selalu ada tangan yang terulur dan hati yang peduli. Dari Labuhanbatu untuk Tapanuli Selatan, pesan kemanusiaan itu bergema musibah adalah beban bersama, dan harapan akan selalu hidup ketika kebersamaan dijaga. (Afdillah)








