Dari sisi analisis, pertandingan ini menandai pergeseran gaya bermain. Jika sebelumnya Garuda kerap mengandalkan serangan balik, kini terlihat usaha membangun serangan terstruktur dari belakang.
Kluivert tampak memberi kebebasan lebih pada bek untuk maju, sementara gelandang bertugas menjaga keseimbangan agar ruang antarlini tidak kosong.

Hasilnya, China Taipei tidak pernah benar-benar leluasa mengembangkan permainan. Kemenangan ini juga penting secara psikologis.
Dengan lawan yang relatif sepadan, Indonesia mampu menampilkan dominasi penuh, menambah kepercayaan diri jelang uji coba berikutnya melawan Lebanon dan kualifikasi Piala Dunia.
Bagi pemain debutan seperti Eliano Reijnders, gol ini menjadi modal untuk merebut tempat inti. Singkatnya, skor 6-0 bukan sekadar pesta gol, melainkan bukti bahwa sistem permainan baru mulai berjalan.
Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi saat menghadapi tim dengan kualitas lebih tinggi. (Afdillah)









