Ketua yayasan, Abdul Hamid Zahid Hasibuan, mengenang perjalanan ayahnya yang pernah menjabat di Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Labuhanbatu.

Menurutnya, almarhum aktif mengembangkan pendidikan formal dan nonformal.
“Beliau selalu menekankan bahwa pendidikan harus menyentuh akhlak dan kehidupan sosial masyarakat,” ungkap Abdul Hamid.
Acara turut dihadiri Dandim 0209/Labuhanbatu, Hanung Kaptiaji, Wakapolres Labuhanbatu, perwakilan Kejaksaan, kepala OPD, pimpinan kampus, tokoh masyarakat, serta ulama.
Pada kesempatan itu, Yayasan Nur Ibrahimi memberikan penghargaan kepada unsur Forkopimda atas dukungan terhadap penguatan pendidikan di daerah.
Kegiatan ditutup dengan dialog literasi yang menyoroti pentingnya warisan intelektual ulama pesisir sebagai inspirasi pembangunan sumber daya manusia. (Red)








