Menurutnya, waktu persiapan semakin sempit karena Ramadan diperkirakan jatuh pada Februari, disusul Idul Fitri pada Maret 2026. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan lonjakan permintaan pangan.

“Kita tidak boleh lengah. Stok harus aman, distribusi lancar, dan harga terkendali di seluruh wilayah Labuhanbatu,” pungkas Rizaldi.
Apel Gabungan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Turing Ritonga, Asisten I Drs. Sarimpunan Ritonga, M.Pd, Asisten III Zaid Harahap, S.Sos, para pimpinan OPD, serta ASN di lingkungan Pemkab Labuhanbatu. (Red)









