Menu

Mode Gelap
PWI Labuhanbatu Apresiasi Satresnarkoba, Pelarian Tahanan 18 Hari Berakhir Pelarian 18 Hari Berakhir, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Amankan Kembali Tahanan Sinergi PWI dan Kejaksaan Labuhanbatu Makin Solid Dari Mimbar Masjid, Kapolres Labuhanbatu Serukan Keamanan Bersama Warung Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak, Polsek Bilah Hilir Amankan Barang Bukti Polres Labuhanbatu Hadirkan Warung Polri Presisi, 400 Porsi Ludes Dibagikan

News

Jembatan Garuda Dikebut, Warga Bilah Barat Kini Punya Harapan Baru

badge-check


					Pembangunan dilakukan secara gotong royong antara TNI dan warga dengan fokus pada kualitas konstruksi jembatan Perbesar

Pembangunan dilakukan secara gotong royong antara TNI dan warga dengan fokus pada kualitas konstruksi jembatan

AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Aek Badingin, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu terus dikebut oleh Kodim 0209/Labuhanbatu bersama masyarakat. Memasuki tahap pemasangan pelat lantai pengaman, proyek tersebut mulai menunjukkan progres signifikan dan diharapkan segera mempermudah mobilitas warga antar desa.

Kegiatan pembangunan berlangsung pada Selasa (19/05/2026) dengan melibatkan Babinsa Koramil 08/Rantauprapat, Serka Panindoan Siregar, bersama warga sekitar. Kehadiran aparat TNI di lapangan menjadi bukti nyata komitmen Kodim 0209/LB dalam membantu pembangunan infrastruktur pedesaan yang selama ini dibutuhkan masyarakat.

Pembangunan Jembatan Garuda menjadi perhatian warga karena akses tersebut merupakan jalur utama penghubung aktivitas masyarakat. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan dan penyeberangan di wilayah itu kerap menyulitkan warga, terutama saat musim hujan tiba. Kini, harapan baru mulai terlihat setelah pembangunan jembatan terus dipercepat.

Serka Panindoan Siregar mengatakan pemasangan pelat lantai pengaman menjadi tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan. Menurutnya, kualitas konstruksi harus dijaga agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.

“Pengerjaan dilakukan penuh kehati-hatian agar hasil pembangunan maksimal serta memiliki daya tahan yang baik dalam jangka panjang,” ujar Serka Panindoan Siregar.

Ia menjelaskan, seluruh proses pembangunan dilakukan secara gotong royong antara anggota TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut dinilai menjadi faktor utama percepatan pengerjaan di lapangan.

Warga Dusun Aek Badingin tampak antusias membantu proses pembangunan. Sebagian mengangkat material, sementara lainnya membantu proses pemasangan pelat lantai pengaman. Kekompakan antara Babinsa dan masyarakat menciptakan suasana kerja yang penuh semangat dan kebersamaan.

Pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya bertujuan memperbaiki akses jalan. Kehadiran jembatan baru juga diyakini akan meningkatkan roda perekonomian masyarakat desa. Aktivitas pengangkutan hasil pertanian dan distribusi barang diprediksi menjadi lebih cepat serta efisien setelah jembatan selesai dibangun.

Selain itu, akses pendidikan dan pelayanan kesehatan warga juga akan semakin mudah dijangkau. Selama ini, sebagian masyarakat harus melewati jalur yang kurang aman ketika menuju sekolah maupun fasilitas kesehatan di wilayah sekitar Bilah Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PWI Labuhanbatu Apresiasi Satresnarkoba, Pelarian Tahanan 18 Hari Berakhir

19 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pelarian 18 Hari Berakhir, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Amankan Kembali Tahanan

19 Juli 2026 - 15:23 WIB

Sinergi PWI dan Kejaksaan Labuhanbatu Makin Solid

18 Juli 2026 - 09:13 WIB

Dari Mimbar Masjid, Kapolres Labuhanbatu Serukan Keamanan Bersama

17 Juli 2026 - 23:48 WIB

Warung Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak, Polsek Bilah Hilir Amankan Barang Bukti

17 Juli 2026 - 23:26 WIB

Trending di Hukum & Kriminal