AKARRUMPUT.COM, Labura – Karantina Paskibraka Labura 2026 resmi dimulai. Sebanyak 35 pelajar terbaik hasil seleksi tingkat Kabupaten Labuhanbatu Utara mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula Anugerah Hotel, Rabu (05/08/2026). Komando Rayon Militer (Koramil) 01/Aek Kanopan Kodim 0209/Labuhanbatu turut hadir dalam upacara penerimaan peserta. Koramil diwakili oleh Serka E. Sipangkar dan Sertu Suhardi.

Program karantina tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Labuhanbatu Utara. Sebanyak 35 calon anggota Paskibraka yang terdiri dari 22 putra dan 13 putri akan menjalani pembinaan intensif hingga 18 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum para peserta melaksanakan tugas utama pada upacara pengibaran dan penurunan Bendera Pusaka saat peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Danramil 01/Aek Kanopan Mayor Inf Parlindungan Sinaga, S.H., menyampaikan pesan khusus kepada seluruh peserta agar memanfaatkan masa karantina sebagai sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan.
“Kalian merupakan putra-putri terbaik yang dimiliki Kabupaten Labuhanbatu Utara. Gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kedisiplinan, memperkuat mental, menjaga kebugaran fisik, serta memperluas wawasan kebangsaan. Hormati para pelatih dan tunjukkan semangat juang sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Mayor Inf Parlindungan Sinaga.
Menurutnya, keberhasilan seorang Paskibraka tidak hanya diukur dari kesempurnaan gerakan saat bertugas di lapangan, tetapi juga dari sikap, tanggung jawab, dan integritas yang dibangun selama proses pembinaan.
Selama masa pemusatan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk membentuk kesiapan fisik dan mental. Pelatihan meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), teknik formasi pengibaran dan penurunan bendera, latihan ketahanan tubuh, serta pembinaan kepemimpinan.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi wawasan kebangsaan yang mencakup nilai-nilai Pancasila, Empat Pilar Kebangsaan, sejarah perjuangan bangsa, serta pendidikan karakter. Pembekalan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki rasa cinta tanah air dan jiwa nasionalisme yang kuat.









