Sementara itu, Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P. menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

“Melalui peran aktif para Babinsa, kami ingin memastikan ketersediaan gas elpiji 3 Kg tetap aman, harga sesuai ketentuan, dan pendistribusiannya tepat sasaran. Dengan demikian masyarakat dapat memperoleh kebutuhan energi rumah tangga dengan mudah serta terhindar dari praktik-praktik yang merugikan,” tegasnya.
Menurut Dandim, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran distribusi gas subsidi. Dengan pengawasan yang konsisten, potensi penyimpangan dapat ditekan sehingga pasokan tetap tersedia di tingkat pangkalan maupun konsumen akhir.
Langkah yang dilakukan Koramil 08/Rantauprapat ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang sangat bergantung pada elpiji bersubsidi untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Pengawasan langsung di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya spekulasi yang dapat memicu keresahan warga.
Melalui monitoring yang terus berlangsung, Koramil 08/Rantauprapat berharap distribusi elpiji 3 Kg di wilayah Labuhanbatu berjalan lancar, stok tetap tersedia, harga sesuai ketentuan pemerintah, dan masyarakat dapat memperoleh haknya tanpa hambatan.
Dengan pengawasan yang semakin intensif, Koramil 08/Rantauprapat menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketersediaan elpiji 3 Kg sekaligus mencegah terjadinya kelangkaan maupun penyalahgunaan distribusi gas subsidi di Kabupaten Labuhanbatu. (Red)










