Pelaksanaan kegiatan di Aula Lapas Rantauprapat berlangsung tertib dan kondusif. Tim pengajar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu mengawali kegiatan dengan memberikan penjelasan teknis mengenai proses pembelajaran.
Setelah pengarahan, peserta mengikuti sesi materi perdana. Tahapan awal ini menjadi langkah pembuka bagi 11 warga binaan untuk menjalani proses pendidikan Paket C.

Keikutsertaan mereka menunjukkan bahwa kesempatan belajar tetap dapat diakses di lingkungan pemasyarakatan. Program ini sekaligus membuka ruang bagi warga binaan untuk meningkatkan kemampuan akademik selama menjalani masa pidana.
Pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan warga binaan menghadapi kehidupan setelah bebas. Ijazah kesetaraan dapat menjadi salah satu bekal untuk melanjutkan pendidikan atau memenuhi persyaratan pendidikan pada kesempatan kerja tertentu.
Meski demikian, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pembelajaran perdana. Konsistensi mengikuti kegiatan, dukungan tenaga pengajar, serta penyelesaian tahapan pendidikan juga menjadi faktor penting.
Karena itu, sinergi antara Lapas Kelas IIA Rantauprapat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu diharapkan terus mendukung keberlanjutan program. Peserta juga diharapkan mengikuti pembelajaran secara disiplin hingga menyelesaikan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Program Paket C ini menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses pendidikan bagi warga binaan. Melalui kesempatan belajar tersebut, Lapas Rantauprapat mendorong pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada masa pidana, tetapi juga pada kesiapan kembali ke masyarakat.
Dengan dimulainya pembelajaran bagi 11 warga binaan, program pendidikan kesetaraan di Lapas Rantauprapat diharapkan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pengetahuan dan masa depan para peserta. (Red)









