Menu ✖

Mode Gelap
Lapas Rantauprapat Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD Labuhanbatu Lapas Rantauprapat Latih Warga Binaan Jadi Barbershop Profesional Muslimin Hadi Wibowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Labuhanbatu Kalapas Rantauprapat Tekankan Disiplin dan Integritas Pegawai Banjir Terjang Labuhanbatu, BPBD Bergerak! TMMD ke-130 Bangun Pondasi Rumah Suroto, Harapan Baru Dimulai

News

Lapas Rantauprapat Siapkan 7 Keterampilan, Warga Binaan Dibekali Modal Usaha

badge-check


					Warga binaan pembuatan roti atau bakery Perbesar

Warga binaan pembuatan roti atau bakery

AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Lapas Kelas IIA Rantauprapat membekali warga binaan dengan tujuh keterampilan produktif. Program pembinaan kemandirian ini menjadi upaya menyiapkan mereka agar mampu bekerja atau merintis usaha setelah bebas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIA Rantauprapat, sebagaimana disampaikan dalam siaran pers bertanggal 23 Oktober 2026. Program ini melibatkan petugas seksi kegiatan kerja dan warga binaan yang telah melalui seleksi minat serta bakat.

Pembinaan tidak hanya berfokus pada aktivitas selama menjalani masa pidana. Lapas juga mendorong peserta mengembangkan kemampuan praktis sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen pembinaan bagi warga binaan.

“Kami ingin memastikan masa pidana diisi dengan kegiatan bermanfaat. Melalui pelatihan terpadu ini, warga binaan memiliki bekal nyata untuk membuka peluang usaha atau bekerja secara mandiri kelak,” ujarnya.

Program pembinaan kemandirian di Lapas Rantauprapat mencakup tujuh bidang. Setiap bidang memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mempelajari keterampilan yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

Pertama, pembuatan roti atau bakery. Peserta mempelajari proses produksi roti dengan memperhatikan kebersihan, kualitas bahan, dan cita rasa. Keterampilan ini dapat menjadi bekal untuk bekerja di bidang kuliner atau mengembangkan usaha rumahan.

Kedua, menjahit. Pelatihan ini mengenalkan keterampilan tata busana dan pembuatan produk tekstil. Kemampuan tersebut berpotensi membuka peluang kerja di usaha konveksi maupun jasa jahit mandiri.

Ketiga, kerajinan tangan. Melalui bidang ini, warga binaan mengasah kreativitas dalam mengolah bahan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Pengembangan desain serta kualitas produk menjadi bagian penting untuk menjangkau pasar.

Keempat, jasa laundry. Peserta mempelajari kegiatan pencucian dan perawatan pakaian sekaligus mengenal pengelolaan layanan jasa. Keterampilan ini dapat menjadi modal untuk bekerja di usaha laundry atau merintis layanan serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Rantauprapat Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD Labuhanbatu

27 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Lapas Rantauprapat Latih Warga Binaan Jadi Barbershop Profesional

27 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Muslimin Hadi Wibowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Labuhanbatu

27 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Kalapas Rantauprapat Tekankan Disiplin dan Integritas Pegawai

27 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Banjir Terjang Labuhanbatu, BPBD Bergerak!

25 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Trending di Daerah