Menu ✖

Mode Gelap
Lapas Rantauprapat Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD Labuhanbatu Lapas Rantauprapat Latih Warga Binaan Jadi Barbershop Profesional Muslimin Hadi Wibowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Labuhanbatu Kalapas Rantauprapat Tekankan Disiplin dan Integritas Pegawai Banjir Terjang Labuhanbatu, BPBD Bergerak! TMMD ke-130 Bangun Pondasi Rumah Suroto, Harapan Baru Dimulai

News

Lapas Rantauprapat Siapkan 7 Keterampilan, Warga Binaan Dibekali Modal Usaha

badge-check


					Warga binaan pembuatan roti atau bakery Perbesar

Warga binaan pembuatan roti atau bakery

Kelima, bengkel otomotif. Pelatihan mekanik memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengenal perawatan dan perbaikan kendaraan bermotor. Keahlian teknis ini dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan di sektor jasa otomotif.

Keenam, perkebunan. Kegiatan ini mengarahkan peserta untuk mengelola lahan dan membudidayakan tanaman pangan maupun sayuran. Selain melatih kedisiplinan, bidang tersebut juga mendukung pemanfaatan lahan secara produktif.

Ketujuh, peternakan. Warga binaan memperoleh kesempatan mempelajari kegiatan budidaya ternak. Bidang ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan usaha peternakan skala kecil sekaligus mengenal potensi ekonomi sektor pangan.

Ketujuh bidang tersebut menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian dapat dikembangkan melalui keterampilan jasa, produksi, kerajinan, dan pengelolaan sumber daya. Pilihan bidang yang beragam juga memberi ruang bagi warga binaan untuk menyesuaikan keterampilan dengan minat dan potensi masing-masing.

Namun, keterampilan teknis perlu berjalan seiring dengan pemahaman mengenai kualitas produk, pengelolaan biaya, pelayanan pelanggan, dan pemasaran. Bekal tersebut penting agar kemampuan yang dipelajari selama berada di dalam lapas dapat dimanfaatkan ketika mereka kembali ke masyarakat.

Program ini juga memiliki nilai sosial. Kesempatan memperoleh keterampilan dapat membantu warga binaan membangun kepercayaan diri, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan langkah baru setelah menyelesaikan masa pidana.

Keberhasilan pembinaan pada akhirnya tidak hanya dilihat dari berlangsungnya pelatihan. Hasilnya juga perlu ditunjang oleh kemampuan peserta menerapkan keahlian, memperoleh kesempatan kerja, atau mengembangkan usaha secara mandiri.

Lapas Kelas IIA Rantauprapat terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian sebagai bagian dari persiapan warga binaan menghadapi kehidupan di luar lapas. Pelatihan di tujuh sektor tersebut membuka kesempatan untuk mengenal dunia kerja dan kegiatan usaha secara lebih terarah.

Dengan keterampilan yang sesuai, warga binaan diharapkan memiliki bekal untuk membangun kehidupan yang lebih produktif. Dukungan keluarga, lingkungan masyarakat, serta peluang kerja juga dapat membantu proses penyesuaian setelah mereka bebas.

Pembinaan kemandirian di Lapas Rantauprapat menjadi langkah untuk menghubungkan masa pembinaan dengan kesempatan hidup yang lebih baik. Melalui pelatihan yang berkelanjutan, keterampilan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan di dalam lapas, tetapi berkembang menjadi modal untuk bekerja, berusaha, dan kembali berperan di tengah masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Rantauprapat Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD Labuhanbatu

27 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Lapas Rantauprapat Latih Warga Binaan Jadi Barbershop Profesional

27 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Muslimin Hadi Wibowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Labuhanbatu

27 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Kalapas Rantauprapat Tekankan Disiplin dan Integritas Pegawai

27 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Banjir Terjang Labuhanbatu, BPBD Bergerak!

25 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Trending di Daerah