Bahkan, pengurus masjid telah menyiapkan program pemberangkatan umrah bagi jamaah yang dinilai istiqamah memakmurkan masjid dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
Tahun ini menjadi pelaksanaan perdana program tersebut. Sebanyak tiga jamaah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci.

Bagi Eko, keberadaan Replika Ka’bah Darul SEP bukan hanya tentang bangunan yang menyerupai Ka’bah. Lebih dari itu, ia berharap masjid tersebut dapat menjadi tempat yang menghidupkan semangat beribadah dan mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Harapan saya sederhana, mari ramaikan masjid dan jaga salat. Ketika hubungan kita dengan Allah baik, insya Allah urusan hidup juga akan dimudahkan,” tuturnya.

Badan Kesejahteraan Masjid Replika Ka’bah Darul SEP
Kini, Replika Ka’bah Darul SEP tidak hanya menjadi perhatian warga Labuhanbatu, tetapi juga mulai didatangi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin melihat langsung bangunan tersebut sekaligus merasakan suasana ibadah yang dibangun di dalamnya. (Afdillah)










