Menu

Mode Gelap
Dewan Rajin Live, Rakyat Menunggu Kerja Nyata Wabup Jamri Hadiri Maulid Nabi 1448 H di Cendana Asri NPD Tak Cuma Haus Pujian, Orang Sekitar Bisa Jadi Korban Gerakan Asri Bergerak, DLH dan Aparat Bersihkan Tugu Juang 45 Lobusona Babinsa Koramil 01/AK Hadiri Maulid Nabi, Syiar Al-Qur’an Menggema di Siduadua Lahan Jadi Kunci, Dandim Labuhanbatu Gas Pembentukan KDKMP

Headline

Musrenbang 2027 Labuhanbatu: Menyulam Harapan, Meneguhkan Arah Pembangunan

badge-check


					Musrenbang 2027 Labuhanbatu: Menyulam Harapan, Meneguhkan Arah Pembangunan Perbesar

Namun, capaian pembangunan bukanlah hal yang dimulai dari nol. Tahun 2025 menjadi pijakan penting dengan berbagai kemajuan yang telah diraih. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 7,37 persen, angka pengangguran menurun, dan prevalensi stunting menunjukkan tren positif dengan hanya 97 kasus atau sekitar 0,2 persen.

Tak hanya itu, perlindungan tenaga kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan juga mengalami peningkatan signifikan, dengan 89.866 pekerja telah terlindungi. Sementara itu, sebanyak 20 unit SPPG telah beroperasi dan melayani lebih dari seratus sekolah di Labuhanbatu.

Meski demikian, Bupati Maya mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak semakin ringan. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kinerja pemerintahan.

“Gunakan aplikasi yang sudah ada, dan jika perlu ciptakan inovasi digital baru untuk mempermudah layanan publik,” pesannya kepada seluruh ASN.

Dari tingkat provinsi, arah pembangunan juga disampaikan oleh Gubernur Sumatera Utara melalui Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr. Achmad Fadly. Ia menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan fase penting dalam pelaksanaan RPJMD Provinsi Sumatera Utara.

Pada fase ini, pembangunan tidak lagi hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup, penciptaan lapangan kerja, dan ketahanan wilayah.

“Arah kebijakan pembangunan harus berpihak kepada masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, dan memastikan hasil pembangunan dirasakan hingga ke wilayah pedesaan dan daerah rawan bencana,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Saptono, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan. Menurutnya, forum ini adalah ruang strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Ia mengingatkan agar setiap usulan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar keinginan sesaat. Program yang direncanakan, lanjutnya, harus memiliki indikator kinerja yang jelas dan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dewan Rajin Live, Rakyat Menunggu Kerja Nyata

31 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Wabup Jamri Hadiri Maulid Nabi 1448 H di Cendana Asri

29 Agustus 2026 - 11:07 WIB

NPD Tak Cuma Haus Pujian, Orang Sekitar Bisa Jadi Korban

29 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Gerakan Asri Bergerak, DLH dan Aparat Bersihkan Tugu Juang 45 Lobusona

28 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Babinsa Koramil 01/AK Hadiri Maulid Nabi, Syiar Al-Qur’an Menggema di Siduadua

27 Agustus 2026 - 23:23 WIB

Trending di News