Dalam sambutannya, Bupati Labuhanbatu menegaskan pentingnya Natal sebagai ruang persatuan.

“Natal Oikumene ini bukan hanya perayaan iman, tetapi juga penguatan persaudaraan dan kepedulian sosial,” ujar Maya Hasmita.
Ia mengajak masyarakat menumbuhkan empati, terutama kepada warga yang terdampak bencana. Menurutnya, nilai toleransi harus tumbuh dari lingkungan keluarga.
Dandim 0209/Labuhanbatu menegaskan dukungan penuh TNI terhadap kegiatan keagamaan.
“TNI bersama POLRI dan pemerintah daerah selalu hadir menjaga keamanan dan persatuan,” tegas Letkol Inf Yudi Ardian Saputro.
Ia menilai Natal Oikumene menjadi simbol kuat keharmonisan di Labuhanbatu.
Kegiatan berakhir pukul 18.40 WIB. Situasi tetap aman dan kondusif. Perayaan ini kembali menunjukkan Labuhanbatu sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan. (Red)








