Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada berbagai momentum, baik olahraga maupun kegiatan sosial lainnya.
“Melalui nobar ini kami ingin mempererat silaturahmi dengan aparat TNI. Momentum olahraga internasional seperti Piala Dunia menjadi sarana yang baik untuk membangun komunikasi dan menjaga kedekatan antara TNI dengan masyarakat di wilayah binaan,” tuturnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, personel Koramil 10/TM juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan semangat persatuan. Kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat dinilai mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Antusiasme warga terlihat sejak sebelum pertandingan dimulai. Banyak masyarakat datang bersama keluarga maupun rekan-rekannya untuk menikmati pertandingan sepak bola terbesar di dunia tersebut. Kehadiran mereka juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di sekitar Cafe Arjuna yang melayani kebutuhan makanan dan minuman para pengunjung.
Program nobar yang dilaksanakan Koramil 10/TM menjadi salah satu bentuk pembinaan teritorial yang mengedepankan pendekatan humanis. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat, sementara pelaku UMKM memperoleh kesempatan meningkatkan pendapatan.
Dengan suasana yang aman, tertib, dan kondusif, kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di Desa Kampung Perlabian diharapkan menjadi contoh bahwa olahraga dapat menjadi media pemersatu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Koramil 10/TM pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat dalam setiap momentum yang membawa manfaat bagi lingkungan. (Red)









