Menu

Mode Gelap
Sinergi PWI dan Kejaksaan Labuhanbatu Makin Solid Warung Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak, Polsek Bilah Hilir Amankan Barang Bukti Polres Labuhanbatu Hadirkan Warung Polri Presisi, 400 Porsi Ludes Dibagikan Langkah Bupati Maya untuk Sensus Ekonomi 2026 Tuai Apresiasi Vape Dilarang! Bupati Maya Perketat Disiplin ASN di Labuhanbatu HKN 2026, Pemkab Labuhanbatu Soroti Lonjakan Kasus Kekerasan Anak

Headline

Pangdam I/BB Tegas di Labuhanbatu, Yon TP 956 Harus Berdampak untuk Rakyat

badge-check


					Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa saat  meninjau Batalyon Teritorial Pembangunan 956/Sultan Bidar Alam satuan tersebut di Lingkungan Kompi 126/Kala Cakti, Rantauprapat Perbesar

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa saat meninjau Batalyon Teritorial Pembangunan 956/Sultan Bidar Alam satuan tersebut di Lingkungan Kompi 126/Kala Cakti, Rantauprapat

Menurut Pangdam, tantangan yang dihadapi prajurit saat ini tidak hanya berkaitan dengan kesiapan tempur. Kepercayaan rakyat juga menjadi modal utama. Karena itu, kualitas pengabdian, disiplin, dan keteladanan harus terus dijaga.

“Di sini tidak ada tentara baru dan tentara lama. Yang ada adalah tentara profesional, dicintai rakyat, mencintai Sapta Marga, dan setia pada Sumpah Prajurit. Dalam kehidupan sehari-hari, delapan wajib TNI harus dijalankan,” tegasnya.

Penekanan itu disampaikan dengan nada lugas. Pangdam ingin memastikan seluruh personel memahami bahwa profesionalisme bukan hanya identitas institusi, melainkan ukuran kepercayaan publik terhadap prajurit.

Ia juga mengingatkan bahwa jalan untuk menjadi anggota TNI tidak mudah. Banyak calon prajurit harus berulang kali mengikuti seleksi sebelum berhasil lolos.

“Banyak orang di luar sana ingin berada di posisi kalian. Ada yang mendaftar lebih dari tiga kali, baik Tamtama maupun Bintara, namun belum berhasil. Karena itu, jangan khianati cita-cita kalian. Jaga profesionalitas, jaga semangat, dan berikan dampak positif bagi lingkungan,” katanya.

Pesan itu menjadi penegasan moral. Status sebagai prajurit, menurut Pangdam, bukan sekadar profesi. Di dalamnya melekat tanggung jawab sosial, kedisiplinan pribadi, dan kewajiban memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Secara strategis, keberadaan Yon TP 956/Sultan Bidar Alam dinilai penting bagi Labuhanbatu dan kawasan sekitarnya. Satuan ini diproyeksikan menjadi penguat stabilitas wilayah, sekaligus penghubung antara kekuatan pertahanan dan pembangunan teritorial.

Kunjungan Pangdam juga memperlihatkan sinergi lintas institusi di daerah. Hadir dalam penyambutan Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring, Bupati Labuhanbatu dr. Maya Hasmita, Bupati Labuhanbatu Utara Dr. H. Hendri Yanto Sitorus, Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, jajaran OPD, Kasdim 0209/LB Mayor Inf Sondang Hamonangan Tanjung, para Danramil, perwira staf, personel TNI, serta PNS.

Kehadiran unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam satu momentum memperlihatkan bahwa penguatan batalyon teritorial pembangunan bukan semata urusan militer. Di dalamnya terdapat agenda menjaga stabilitas, memperkuat kolaborasi daerah, dan mendukung kepentingan masyarakat luas.

Dari kunjungan itu, satu pesan utama mengemuka: Yon TP 956/Sultan Bidar Alam dituntut tidak hanya siap bertempur, tetapi juga harus hadir, bekerja, dan berdampak nyata untuk rakyat Labuhanbatu. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi PWI dan Kejaksaan Labuhanbatu Makin Solid

18 Juli 2026 - 09:13 WIB

Warung Penjual Miras Tanpa Izin Ditindak, Polsek Bilah Hilir Amankan Barang Bukti

17 Juli 2026 - 23:26 WIB

Polres Labuhanbatu Hadirkan Warung Polri Presisi, 400 Porsi Ludes Dibagikan

17 Juli 2026 - 19:17 WIB

Langkah Bupati Maya untuk Sensus Ekonomi 2026 Tuai Apresiasi

17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Vape Dilarang! Bupati Maya Perketat Disiplin ASN di Labuhanbatu

17 Juli 2026 - 16:31 WIB

Trending di Daerah