Meningkatkan asupan gizi khususnya bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Mengatasi malnutrisi mencegah kekurangan maupun kelebihan gizi, serta masalah zat mikro. Investasi generasi mencetak generasi unggul untuk masa depan bangsa. Memperkuat ekonomi, melibatkan UMKM, petani, nelayan, dan peternak lokal untuk penyediaan bahan pangan.
Pendataan resmi mencatat sebanyak 3.188 anak di wilayah Aek Kanopan menjadi penerima manfaat program MBG. Mereka tersebar di berbagai sekolah, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA. Beberapa di antaranya, TK Satu Atap Wonosari 40 siswa, TK Alhasanah 22 siswa, TK Dhuyufurrahman 50 siswa, SDN 115466 Wonosari 113 siswa, SDN 112279 Aek Kanopan: 273 siswa, SMPN 1 Kualuh Hulu: 537 siswa, SMAN 1 Kualuh Hulu 1.064 siswa.

Dari tempat berbeda, Danramil 01/AK, Mayor Inf Parlindungan Sinaga, S.H, memberikan apresiasi kepada Babinsa yang aktif mendampingi program tersebut.
“Babinsa harus terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan program pemerintah berjalan baik dan tepat sasaran. Pendampingan Babinsa juga menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif,” tegas Danramil 01/AK.









