Kepala SMK Yapim Rantauprapat Riris Melati Sinaga, S.Pd, dalam amanatnya menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk meneladani perjuangan Raden Ajeng Kartini yang menyuarakan kritik terhadap ketidakadilan melalui tulisan.
“Perempuan hari ini harus berani bersuara melawan stigma dan diskriminasi, baik di ruang publik maupun digital. Namun, berdaya bukan berarti berjalan sendiri, melainkan mampu membangun kolaborasi dan keseimbangan,” ujar Riris ( Selasa,21/04/2026)


Siswa – siswa SMK Yapim Rantauprapat dalam mengikuti peringatan hari Kartini
Ia menambahkan,pemikiran Kartini menekankan pentingnya pendidikan bagi perempuan agar mampu menjadi mitra sejajar dalam membangun peradaban serta melahirkan generasi yang berkualitas.
Melalui peringatan ini, diharapkan siswa tidak hanya mengenang sosok Kartini sebagai tokoh sejarah, tetapi juga meneladani semangatnya dalam kehidupan sehari-hari berani berpikir kritis, menyuarakan kebenaran, dan menjunjung tinggi kesetaraan di tengah perkembangan zaman. (Ce Ha)









