AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu menggelar Gerakan Indonesia Asri sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut berlangsung di sejumlah lokasi di Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (13/06/2026).
Aksi peduli lingkungan itu dipimpin langsung oleh Wakapolres Labuhanbatu, Kompol PS. Simbolon, S.H. Kegiatan turut melibatkan personel Polres Labuhanbatu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu, kepala lingkungan, serta petugas kebersihan.

Gerakan Indonesia Asri menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan apel bersama sebagai tanda kesiapan seluruh peserta sebelum melaksanakan gotong royong. Setelah apel, Wakapolres Labuhanbatu menyerahkan peralatan kebersihan kepada para petugas sebagai simbol dukungan terhadap upaya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.
Aksi pertama berlangsung di Jalan Aek Paing, Kelurahan Aek Paing. Personel Polres Labuhanbatu bersama petugas kebersihan mengumpulkan sampah dan membersihkan area yang menjadi titik fokus kegiatan.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Jalan Padang Bulan, Kelurahan Sirandorung. Di lokasi tersebut, peserta kegiatan membersihkan saluran drainase yang selama ini berpotensi menimbulkan penyumbatan aliran air.
Pembersihan drainase dilakukan untuk mengurangi risiko genangan air dan banjir saat curah hujan meningkat. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk antisipasi terhadap berbagai persoalan lingkungan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Wakapolres Labuhanbatu Kompol PS. Simbolon mengatakan bahwa Gerakan Indonesia Asri tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga membawa pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang sehat, nyaman, dan bermanfaat bagi semua,” ujar Kompol PS. Simbolon.
Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan semata. Kesadaran kolektif masyarakat sangat diperlukan agar lingkungan tetap terawat dan terhindar dari berbagai persoalan yang disebabkan oleh sampah maupun saluran air yang tersumbat.










