Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Maya Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 HMI Desak Pemkab Labuhanbatu Buka Data Plasma Sawit Pj Sekda Buka Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 Jitu dan Karang Taruna Desak Audit Plasma Sawit 128 Peserta Ramaikan Turnament Domino ORADO Piala Panglima TNI RSUD Rantauprapat Perkuat Kompetensi Dokter Lewat ACLS

Headline

Wujudkan Swasembada Beras Mentan Optimisme Terhadap Ketahanan Pangan Nasional

badge-check


					Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Keuangan Sri Mulyani, 
memberikan keterangan persnya usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025. Foto: BPMI Setpres/Kris Perbesar

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Keuangan Sri Mulyani, memberikan keterangan persnya usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025. Foto: BPMI Setpres/Kris

Sebagai bagian dari penguatan daya beli masyarakat dan stabilisasi harga, Mentan menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 180 ribu ton per bulan selama dua bulan dengan total 360 ribu ton. Bantuan tersebut akan difokuskan pada wilayah nonpenghasil beras dan daerah perkotaan.

“Seperti Papua, Maluku, dan seterusnya. Kita distribusi ke sana bisa sekaligus dua bulan. Kemudian yang kedua adalah daerah perkotaan yang juga tidak menghasilkan beras,” papar Mentan.

Sementara untuk daerah penghasil, khususnya di Pulau Jawa, menurut Mentan harus tetap dilindungi. Ia pun menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan harga agar dapat menguntungkan petani tanpa membebani konsumen.

“Ini strategi kita lakukan untuk menjaga harga di tingkat petani tetap baik, juga di tingkat konsumen tetap baik,” lanjutnya.

Mentan menutup keterangannya dengan memastikan bahwa stok pangan nasional tetap dalam kondisi aman. Selain itu, penyerapan gabah dari petani diperkirakan bisa mencapai 400 hingga 500 ribu ton pada bulan ini.

“Karena yang kita akan keluarkan hanya 360 ribu ton dan kemungkinan bulan ini, serapannya bisa 400-500 ribu ton,” pungkasnya. (Sumber: BPMI Setpres/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Maya Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

1 Oktober 2026 - 21:32 WIB

HMI Desak Pemkab Labuhanbatu Buka Data Plasma Sawit

30 September 2026 - 19:54 WIB

Pj Sekda Buka Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026

29 September 2026 - 18:26 WIB

Jitu dan Karang Taruna Desak Audit Plasma Sawit

28 September 2026 - 19:05 WIB

128 Peserta Ramaikan Turnament Domino ORADO Piala Panglima TNI

27 September 2026 - 19:05 WIB

Trending di News