AKARRUMPUT.COM – Narcissistic Personality Disorder atau NPD bukan sekadar persoalan seseorang yang suka dipuji, senang menjadi pusat perhatian, atau terlihat terlalu percaya diri. Gangguan kepribadian ini dapat memengaruhi cara seseorang memperlakukan orang lain, terutama ketika kebutuhan akan pengakuan dan rasa superioritas menjadi bagian dari pola perilaku yang menetap.
Seseorang dengan pola narsistik dapat tampil percaya diri, meyakinkan, bahkan terlihat sukses dalam lingkungan sosial maupun pekerjaan. Namun, ketika berhadapan dengan kritik, penolakan atau kegagalan, respons yang muncul dapat berbeda.

American Psychiatric Association (APA) dalam artikel What Is Narcissistic Personality Disorder? yang diterbitkan pada Selasa, 30 Januari 2024, menjelaskan bahwa NPD merupakan kondisi yang lebih berat, menetap, dan bermasalah dibandingkan sekadar memiliki sifat narsistik. Kondisi tersebut ditandai antara lain oleh rasa superior, kebutuhan untuk dikagumi dan kurangnya empati.
“NPD lebih berat, menetap dan bermasalah” dibandingkan sekadar sifat narsistik, demikian penjelasan American Psychiatric Association dalam publikasinya, 30 Januari 2024.
Dalam kehidupan sehari-hari, masalah dapat muncul ketika seseorang terus menempatkan kepentingannya di atas orang lain.
Merck Manual Professional Edition, dalam pembaruan yang tercatat pada Januari 2026, menjelaskan bahwa orang dengan NPD cenderung membutuhkan pujian dan hubungan dengan orang-orang yang dianggap istimewa untuk menjaga harga dirinya.
Di sisi lain, orang lain dapat direndahkan agar dirinya tetap merasa lebih unggul. Pola itu dapat membuat hubungan menjadi tidak sehat.
Pasangan bisa merasa tidak didengar. Rekan kerja dapat merasa terus disalahkan. Sementara orang yang berada di bawah pengaruhnya bisa merasa pendapat mereka tidak pernah cukup baik.
Di sinilah perilaku narsistik menjadi persoalan yang tidak lagi hanya menyangkut diri sendiri. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah cara menghadapi kritik.
Merck Manual menjelaskan bahwa harga diri pada penderita NPD dapat sangat bergantung pada penilaian positif dari orang lain. Karena itu, kritik atau kegagalan dapat dirasakan sebagai penghinaan atau kekalahan. Responsnya dapat berupa kemarahan, sikap merendahkan, serangan balik, atau menarik diri.
Temuan tersebut sejalan dengan penjelasan Mayo Clinic dalam artikel Narcissistic Personality Disorder Symptoms and Causes yang diperbarui pada Kamis, 6 April 2023.
Mayo Clinic menyebut penderita NPD dapat bereaksi dengan kemarahan atau penghinaan ketika merasa dikritik. Mereka juga dapat merendahkan orang lain untuk membuat dirinya terlihat lebih unggul.
“Mereka dapat bereaksi dengan kemarahan atau penghinaan dan berusaha merendahkan orang lain agar terlihat lebih unggul,” demikian dijelaskan Mayo Clinic dalam publikasinya, 6 April 2023.
Pola seperti ini tentu dapat membuat hubungan menjadi semakin sulit. Bisa Terlihat Hebat, Tetapi Relasinya Bermasalah. Menariknya, NPD tidak selalu tampak sebagai seseorang yang gagal dalam kehidupan.










