NPD bukan kondisi yang seharusnya dianggap tidak memiliki jalan keluar.

Merck Manual mencatat bahwa penanganan NPD terutama dilakukan melalui psikoterapi. Pendekatan yang digunakan dapat mencakup psikoterapi psikodinamik serta metode lain yang disesuaikan dengan kondisi pasien.
Masalahnya, seseorang dengan NPD belum tentu merasa membutuhkan pertolongan.
Mayo Clinic menjelaskan bahwa penderita NPD dapat tidak menyadari atau tidak menerima bahwa dirinya memiliki masalah. Mereka lebih mungkin mencari bantuan ketika menghadapi depresi, penyalahgunaan zat, konflik hubungan atau persoalan lain.

Fhoto: Ilustrasi
Karena itu, perubahan tidak cukup hanya dituntut oleh orang-orang di sekitarnya.
Kesadaran dari orang yang bersangkutan menjadi bagian penting dalam proses penanganan.
Pada akhirnya, istilah NPD sebaiknya tidak digunakan untuk menyerang mantan pasangan, atasan, bawahan, anggota keluarga, tokoh publik, atau orang yang sedang berselisih dengan kita.
Namun, ketika seseorang terus menunjukkan perilaku yang merendahkan, manipulatif, eksploitatif, dan tidak menghargai batasan orang lain, lingkungan sekitarnya tetap berhak mengambil sikap.
Memahami NPD bukan berarti membenarkan perilaku yang menyakiti orang lain. Sebaliknya, pemahaman yang benar membantu masyarakat membedakan antara sifat narsistik yang umum dan gangguan kepribadian narsistik yang membutuhkan penanganan profesional. (Afdillah)










