Bayu menilai SMSI tidak hanya menjadi organisasi media, melainkan motor penggerak transformasi digital yang menyeimbangkan idealisme jurnalistik dengan kebutuhan industri modern.

Menanggapi hal itu, Firdaus menyampaikan apresiasinya terhadap semangat sinergi AJI.
“SMSI dibidani oleh aktivis Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), yang notabene wartawan profesional. Kami sering berkomunikasi dengan AJI dan AMSI, terutama dalam kebijakan Dewan Pers,” ungkap Firdaus.
“Walaupun ada perbedaan, banyak juga persamaan yang bisa kita perjuangkan bersama,” tambahnya.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa dua organisasi besar di dunia pers memiliki tujuan yang sama memperkuat kolaborasi, menjaga kualitas jurnalisme, dan memastikan transformasi digital media berjalan sesuai etika dan profesionalisme. (Red)









