AKARRUMPUT.COM, Labura – Dalam rangkaian mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Koramil 01/AK Kodim 0209/LB, Serda Muhamad Yaris melaksanakan pendampingan petani memanen padi di lahan persawahan di Desa Hasang Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rabu (6/3/2024).
Sebagaimana informasi diperoleh awak media, panen padi kali ini dilahan persawahan masyarakat hampir rata hasilnya menurun dari tahun lalu. Seperti dilahan persawahan Ilpan Naibaho (41), dari lahan seluas 4 rante hanya menghasilkan padi sebanyak 300 kilogram.

Hasil yang sama juga dirasakan Maknan Naibaho (64), dari lahan seluas 3 rante miliknya, hanya menghasilkan padi sebanyak 300 kilogram. Sedangkan panen padi di persawahan Dahlan Munthe (50) dari lahan seluas 5 rante, menghasilkan padi sebanyak 500 kilogram.
Sementara itu, Pahdi Sitorus (51) juga mengalami penurunan hasil panen padi dilahan persawahannya, dari lahan seluas 4 rante, menghasilkan panen padi sebanyak 400 kilogram.
Danramil 01/AK melalui Babinsa Serda Muhamad Yaris saat diminta konfirmasi menjelaskan bahwa pemanenan padi dilahan persawahan masyarakat di desa binaannya dengan mengunakan alat manual dan tradisional berupa Arit.
"Pemanenan padi dilahan masyarakat yang kita dampingi menggunakan alat tradisional berupa Arit, sedangkan pengerjaannya dikerjakan secara manual, dan hasil yang didapat tahun ini menurun dari biasanya itu terjadi dikarenakan musim kemarau dan hama wereng yang mengakibatkan hasil panen kurang maksimal".
"Jumlah hasil panen padi bervariasi setiap 4 Rante, sehingga diperlukan perawatan padi secara intensif, baik dari Pupuk, hama/racun rumput dan lain – lain dilakukan dengan maksimal," ujar Serda Muhamad Yaris menjelaskan.
Senada dengan Babinsa, Ilpan Naibaho selaku Ketua BPD Desa Hasang yang juga masyarakat petani menerangkan bahwa apabila lahan pertanian masyarakat mendapat perawatan yang cukup maksimal akan menghasilkan panen padi mencapai 250 hingga 300 kilogram per rantenya.
"Apabila lahan pertanian masyarakat seluas 4 rante dengan perawatan yang cukup maksimal dengan menggunakan pupuk dan racun hama rumput yang maksimal, maka rata – rata penghasilan hasil panen padi pertanian masyarakat mencapai hasil ± 250 Kg sampai dengan 300 kilogram per 1 Rante".
"Saat ini harga Padi mencapai Rp 9000 per kilogram yang sebelumnya tahun lalu harga jual petani berkisaran Rp 6000 hingga 7000 perkilogram, ada kenaikan bekisar dua hingga tiga ribu rupiah," ungkap Ilpan Naibaho menutup keterangannya kepada awak media. (Red)













