Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, lanjut Wabup, terus berkomitmen mendukung pendidikan, termasuk pendidikan agama.

“Pendidikan adalah pintu peradaban, dan lulusan seperti hari ini merupakan modal pembangunan SDM Labuhanbatu yang unggul, berkarakter dan berdaya saing,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan STITA Al-Bukhari, Dr. H. Bukhari menjelaskan bahwa yayasan telah beroperasi sejak tahun 2012. Ia juga mengungkapkan program beasiswa khusus bagi hafiz Al-Qur’an, mulai dari 5 juz hingga 30 juz, dengan mekanisme pembebasan biaya kuliah bertingkat.
“Jika seorang mahasiswa hafiz 30 juz, maka kami berikan beasiswa penuh sampai tamat,” terang Bukhari.
Acara wisuda turut dihadiri oleh perwakilan Polres, Kodim 0209/LB, Ketua STITA Dr. Jupriaman, Kakan Kemenag, Ketua MUI, FKUB, akademisi, pihak perbankan syariah, orang tua wisudawan, dan undangan lainnya.
Wisuda ini tidak hanya menjadi tanda penyelesaian studi, tetapi juga peralihan peran lulusan dari pemelajar menjadi pendidik dan motor pembawa nilai keislaman dalam lingkungan sosial.
Dengan semangat ilmu sebagai cahaya, para wisudawan diharapkan akan membawa pengetahuan yang berakhlak, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat Labuhanbatu dan Indonesia. (Red)








