Di sisi lain, perannya sebagai jurnalis aktif membuatnya sangat dekat dengan realitas kehidupan wartawan sehari-hari dari lapangan, ruang redaksi, hingga tekanan dan tantangan profesi.

“Saya melihat banyak wartawan kita punya kemampuan hebat, tapi kurang ruang untuk berkembang secara ekonomi dan intelektual. PWI harus menjadi jembatan untuk mengubah itu,” ungkapnya.
Bagi Erni, kesejahteraan wartawan bukan sekadar gaji atau bantuan insidental, tetapi jaminan profesi yang berkelanjutan.
Akses pendidikan, peluang pendapatan, pengembangan kapasitas, dukungan moral, hingga rasa aman menjalankan tugas jurnalistik.
“Selama ini wartawan banyak berbicara tentang pembangunan, tapi sering terpinggirkan dari arus kesejahteraan itu sendiri. Saya ingin mengubah paradigma itu. Wartawan juga harus maju, sejahtera, dan dihargai,” sambungnya.
Dengan tagline “Wartawan Sejahtera PWI Bermartabat”, Erni mengajak rekan-rekan pers membangun PWI yang bukan hanya ada di dalam rapat dan diskusi, tetapi juga hadir dalam bentuk manfaat nyata di keseharian para wartawan.
Hari ini, Rabu (26/11/2025), Erni secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PWI Labuhanbatu. Seperti diketahui, tahapan pendaftaran dibuka sejak 26 hingga 28 November 2025.
Pendaftaran ini menjadi momentum bersejarah bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk dunia pers Labuhanbatu.
Usai menyelesaikan seluruh proses pendaftaran, Erni memberikan pernyataan penutup yang tegas namun humanis.
“Hari ini saya resmi mendaftar bukan hanya sebagai calon ketua, tetapi sebagai sahabat dikeluarga besar PWI dan mitra perjuangan seluruh wartawan Labuhanbatu. Saya tidak datang untuk membuat janji yang indah di kata-kata, tetapi untuk bekerja dalam tindakan nyata. Mari bersama membangun PWI yang memuliakan wartawan, memperjuangkan kesejahteraannya, dan membesarkan nama profesi ini. Dengan persatuan, profesionalisme, dan keberanian untuk berubah, saya yakin kita dapat membawa PWI Labuhanbatu menuju era baru yang lebih sejahtera dan bermartabat.” Terang Erni.
Jika terpilih, Erni berkomitmen menjadikan kepemimpinannya sebagai ruang baru bagi tumbuhnya jurnalis-jurnalis kreatif, independen, dan sejahtera sehingga profesi wartawan tetap dihormati dan dihargai sebagai pilar demokrasi. (Afdillah)








