Keunggulan FC Brastagi akhirnya tercipta melalui Ahmad Azmi Aulia yang berhasil memaksimakan peluang menjadi gol. Tak lama berselang, pemain yang sama kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menggandakan keunggulan menjadi 2-0 untuk FC Brastagi.
Tertinggal dua gol membuat Korpri meningkatkan tempo permainan. Upaya mereka membuahkan hasil setelah mendapatkan peluang dari titik penalti. Meski tendangan awal sempat ditepis, bola rebound berhasil disambar Amir dan berbuah gol. Skor berubah menjadi 2-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Korpri tampil lebih menekan. Serangan demi serangan terus dilancarkan hingga akhirnya Hasan berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas yang mengarah akurat ke gawang FC Brastagi. Skor pun berubah menjadi 2-2.
Ketika pertandingan diperkirakan berakhir imbang, FC Brastagi berhasil memanfaatkan momentum lewat sang ujung tombak, Joko. Melalui penyelesaian akhir yang tenang di depan gawang, Joko mencetak gol kemenangan yang memastikan FC Brastagi unggul 3-2 hingga peluit panjang dibunyikan.
Human Resources Department (HRD) Brastagi Supermarket, Yunda Liana, S.H., M.Si, menyampaikan bahwa pertandingan tersebut menjadi momentum positif untuk membangun kebersamaan di luar aktivitas pekerjaan.
“Kami sangat bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Sepak bola menjadi ruang yang positif untuk membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas antarpeserta. FC Brastagi yang diisi oleh karyawan-karyawan Brastagi Supermarket sangat antusias mengikuti pertandingan ini, dan kami mengapresiasi seluruh pemain yang telah menunjukkan permainan terbaik,” ujar Yunda Liana kepada AkarRumput.com (Senin, 25/05/2026).










