Menu

Mode Gelap
Harmoni Emas dari Labuhanbatu, Saat Budaya Menjadi Jembatan Menuju Masa Depan di Panggung PRSU Ke-50 PWI Labuhanbatu Apresiasi Satresnarkoba, Pelarian Tahanan 18 Hari Berakhir Pelarian 18 Hari Berakhir, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Amankan Kembali Tahanan Sinergi PWI dan Kejaksaan Labuhanbatu Makin Solid Dandim 0209/LB Dorong UMKM, Djaja Kopi Tiam Resmi Dibuka Dari Mimbar Masjid, Kapolres Labuhanbatu Serukan Keamanan Bersama

Daerah

Harmoni Emas dari Labuhanbatu, Saat Budaya Menjadi Jembatan Menuju Masa Depan di Panggung PRSU Ke-50

badge-check


					Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Ke-50, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (20/07/2026) Perbesar

Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Ke-50, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (20/07/2026)

Bupati menilai pertunjukan budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan berbagai pesan pembangunan kepada masyarakat secara lebih dekat dan mudah diterima.

Malam “Harmoni Emas” kemudian benar-benar menjadi panggung kebersamaan. Beragam penampilan yang disajikan menggambarkan wajah Labuhanbatu sebagai daerah yang dihuni oleh sedikitnya 12 etnis yang hidup berdampingan dalam suasana harmonis.

Setiap pertunjukan menghadirkan warna yang berbeda.

Acara dibuka oleh penampilan memukau bintang cilik Liliana Jovinta Boru Pasaribu yang sukses mencuri perhatian penonton melalui kemampuan vokalnya. Suasana kemudian berubah lebih semarak saat Pilandok Malay membawakan pertunjukan bernuansa Melayu yang sarat nilai tradisi.

Penonton kembali dibuat terpukau ketika Sasha Aritonang tampil solo dengan penuh percaya diri, memperlihatkan bahwa generasi muda Labuhanbatu memiliki potensi besar dalam dunia seni pertunjukan.

Tidak berhenti di situ, panggung semakin hidup ketika jajaran pengurus TP-PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Labuhanbatu ikut memberikan persembahan spesial yang mendapat sambutan meriah dari para penonton.

Gemuruh tepuk tangan kembali terdengar saat 4 Diva Rantauprapat, yang terdiri atas Nabila Purba, Princess, Syair, dan Chaterine, tampil membawakan sejumlah lagu dengan aransemen yang memadukan nuansa tradisional dan modern.

Sebagai penutup, Tari Zapin Rentak Bersilat dari Sanggar Pesona Permata berhasil menjadi klimaks pertunjukan malam itu. Gerakan para penari yang lincah, kostum yang penuh warna, serta iringan musik tradisional menghadirkan suasana yang begitu memikat. Banyak penonton memilih tetap berdiri hingga pertunjukan usai untuk memberikan apresiasi kepada seluruh penampil.

Lebih dari sekadar pertunjukan seni, “Harmoni Emas” menjadi cerminan bahwa keberagaman yang dimiliki Kabupaten Labuhanbatu bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan kekuatan yang menyatukan.

Melalui panggung PRSU Ke-50, Labuhanbatu menunjukkan bahwa kebudayaan mampu menjadi wajah daerah sekaligus sarana memperkenalkan identitas kepada masyarakat luas. Di tengah derasnya arus globalisasi, seni tradisional tetap memiliki ruang untuk tumbuh, beradaptasi, dan menjadi kebanggaan generasi muda.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana sebuah daerah menjaga jati diri, merawat warisan leluhur, dan menyiapkan generasi penerus agar tetap mengenal akar budayanya.

Lewat “Harmoni Emas”, Kabupaten Labuhanbatu tidak hanya tampil menghibur ribuan pengunjung PRSU. Daerah ini juga menyampaikan pesan bahwa budaya adalah bahasa yang mampu menyatukan masyarakat, mempererat persaudaraan, sekaligus menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan yang tetap berakar pada nilai-nilai lokal.

Malam itu, tepuk tangan yang menggema di Panggung Seni dan Budaya PRSU bukan hanya menjadi apresiasi bagi para penampil. Lebih dari itu, tepuk tangan tersebut menjadi penghormatan terhadap semangat masyarakat Labuhanbatu yang terus menjaga harmoni, merawat budaya, dan membawanya melangkah bersama menuju masa depan. (Afdillah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PWI Labuhanbatu Apresiasi Satresnarkoba, Pelarian Tahanan 18 Hari Berakhir

19 Juli 2026 - 16:55 WIB

Pelarian 18 Hari Berakhir, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Amankan Kembali Tahanan

19 Juli 2026 - 15:23 WIB

Sinergi PWI dan Kejaksaan Labuhanbatu Makin Solid

18 Juli 2026 - 09:13 WIB

Dandim 0209/LB Dorong UMKM, Djaja Kopi Tiam Resmi Dibuka

17 Juli 2026 - 23:51 WIB

Dari Mimbar Masjid, Kapolres Labuhanbatu Serukan Keamanan Bersama

17 Juli 2026 - 23:48 WIB

Trending di News