Stadion yang berkapasitas 40 ribu penonton ini dipenuhi dukungan fanatik pendukung Garuda Muda, meski tim tuan rumah harus mengakui keunggulan Mali.

Dikutip dari berbagai sumber, Pelatih Nova Arianto menekankan bahwa kekalahan bukan karena kurangnya usaha, melainkan faktor pengalaman dan konsistensi permainan.
“Mali tampil lebih matang dan mampu memanfaatkan setiap peluang. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami menjelang Piala Dunia U-17,” ujar Nova.








