Di sisi lain, Argentina memperlihatkan ketajamannya dengan mengalahkan Aljazair 3-0. Penampilan solid juga ditunjukkan Prancis yang sukses menundukkan Senegal 3-1.
Inggris turut mengirimkan sinyal kuat kepada rival-rivalnya. The Three Lions berhasil mengatasi perlawanan Kroasia melalui kemenangan 4-2. Tambahan tiga poin membawa Inggris memimpin sementara Grup L.

Norwegia juga layak mendapatkan perhatian. Mereka mencetak kemenangan meyakinkan 4-1 atas Irak dan menempati posisi teratas Grup I berkat keunggulan selisih gol.
Sementara itu, Skotlandia menjadi salah satu tim yang membuat kejutan positif. Kemenangan tipis 1-0 atas Haiti membawa mereka memuncaki Grup C, mengungguli Brasil dan Maroko yang baru mengumpulkan satu poin.
Persaingan di Grup G dan Grup H berlangsung sangat ketat. Seluruh pertandingan pada kedua grup tersebut berakhir imbang sehingga setiap tim masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke fase berikutnya.
Hingga pertandingan yang telah dimainkan sampai 19 Juni 2026, Jerman dan Kanada menjadi tim paling produktif dengan torehan tujuh gol. Swedia menyusul dengan lima gol, sedangkan Amerika Serikat, Inggris, dan Norwegia sama-sama mengoleksi empat gol.
Perjalanan fase grup masih panjang. Namun, hasil-hasil awal sudah memberikan gambaran mengenai kekuatan masing-masing kontestan. Beberapa tim unggulan mampu memenuhi ekspektasi, sedangkan sejumlah negara lainnya berhasil menciptakan kejutan yang membuat turnamen semakin menarik untuk diikuti.
Piala Dunia 2026 dipastikan akan terus menghadirkan drama, persaingan sengit, serta peluang lahirnya kisah-kisah besar yang akan dikenang oleh pecinta sepak bola dunia. Dengan masih banyak pertandingan tersisa, perebutan tiket menuju fase gugur diperkirakan semakin ketat dalam beberapa hari ke depan. (Afdillah)










