Menu ✖

Mode Gelap
Lapas Rantauprapat Hadiri Upacara Sumpah Pemuda, Perkuat Sinergi Kebangsaan Lapas Rantauprapat Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD Labuhanbatu Lapas Rantauprapat Latih Warga Binaan Jadi Barbershop Profesional Muslimin Hadi Wibowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Labuhanbatu Kalapas Rantauprapat Tekankan Disiplin dan Integritas Pegawai Banjir Terjang Labuhanbatu, BPBD Bergerak!

Daerah

Sekda Hasan Heri Rambe Pamit, 28 Tahun Mengabdi untuk Labuhanbatu

badge-check


					Senin pagi di BKPP Labuhanbatu menjadi saksi momen haru saat Sekda Ir. Hasan Heri Rambe berpamitan menjelang masa purna bakti Perbesar

Senin pagi di BKPP Labuhanbatu menjadi saksi momen haru saat Sekda Ir. Hasan Heri Rambe berpamitan menjelang masa purna bakti

AKARRUMPUT.COM, Labuhanbatu – Langit pagi di kawasan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Labuhanbatu, Senin (27/07/2026), tampak cerah. Namun suasana yang terasa di tengah barisan Aparatur Sipil Negara (ASN) justru dipenuhi nuansa haru. Apel pagi yang biasanya berlangsung sebagai rutinitas awal pekan berubah menjadi momen penuh emosi ketika Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Ir. Hasan Heri Rambe, untuk terakhir kalinya berdiri di hadapan jajaran ASN sebagai pemimpin apel.

Di lapangan BKPP, para staf ahli, asisten, kepala badan, kepala dinas, pejabat administrator, pejabat fungsional, hingga staf ASN tampak mengikuti apel dengan khidmat. Tidak sedikit yang terlihat larut dalam suasana ketika sosok yang selama ini menjadi motor penggerak birokrasi Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan salam perpisahan menjelang masa purna bakti.

Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang seorang birokrat yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk melayani masyarakat Labuhanbatu. Setelah hampir 28 tahun menjalani tugas pemerintahan, Hasan Heri Rambe akan resmi memasuki masa pensiun mulai 1 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Sekda mengaku apel pagi itu memiliki makna yang berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya. Di hadapan seluruh peserta apel, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya karena dapat menuntaskan amanah yang diberikan negara hingga akhir masa tugas.

“Apel pagi ini terasa sangat berkesan bagi saya pribadi. Ini merupakan momen terakhir saya memimpin apel bersama dalam kapasitas sebagai Sekretaris Daerah,” ujar Hasan Heri Rambe.

Kalimat itu disampaikan dengan suara yang tenang. Namun bagi banyak ASN yang hadir, ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah perjalanan panjang akan segera berakhir.

Perjalanan Hasan Heri Rambe di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bukanlah kisah yang dibangun dalam waktu singkat. Ia memulai karier sebagai aparatur pemerintahan pada April 1998. Sejak saat itu, berbagai jenjang jabatan telah dilalui dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Dari posisi staf hingga menduduki jabatan tertinggi dalam birokrasi daerah sebagai Sekretaris Daerah, seluruh proses dijalani secara bertahap. Pengalaman yang panjang itulah yang membuat sosoknya dikenal sebagai birokrat yang memahami denyut pemerintahan dari tingkat paling bawah hingga pengambil kebijakan strategis.

Selama hampir tiga dekade mengabdi, berbagai perubahan telah disaksikan olehnya. Pergantian kepemimpinan daerah, dinamika pembangunan, hingga tantangan pelayanan publik menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk karakter kepemimpinannya.

Pada kesempatan tersebut, Hasan Heri Rambe menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang selama ini menjadi rekan kerja sekaligus mitra dalam menjalankan roda pemerintahan.

Menurutnya, berbagai capaian yang berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tidak mungkin terwujud tanpa kerja keras, loyalitas, dan dedikasi seluruh aparatur.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah bekerja bersama-sama membangun Labuhanbatu. Saya menjadi saksi bagaimana semangat, integritas, dan pengabdian saudara-saudara semua terus diberikan untuk daerah ini,” katanya.

Di tengah suasana yang penuh kehangatan, Hasan Heri Rambe juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran ASN. Sebagai seorang pemimpin yang selama bertahun-tahun berada di garis depan birokrasi, ia menyadari tidak semua keputusan dan kebijakan yang diambil dapat diterima dengan sempurna oleh semua pihak.

Dengan rendah hati, ia mengakui bahwa selama menjalankan tugas mungkin terdapat ucapan, arahan, maupun keputusan yang dirasakan kurang berkenan.

“Sebagai manusia biasa, tentu saya memiliki kekurangan. Jika selama menjalankan amanah terdapat perkataan, kebijakan, ataupun instruksi yang kurang berkenan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semua yang saya lakukan semata-mata untuk menjaga marwah institusi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lapas Rantauprapat Hadiri Upacara Sumpah Pemuda, Perkuat Sinergi Kebangsaan

28 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Lapas Rantauprapat Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD Labuhanbatu

27 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Lapas Rantauprapat Latih Warga Binaan Jadi Barbershop Profesional

27 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Muslimin Hadi Wibowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Labuhanbatu

27 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Kalapas Rantauprapat Tekankan Disiplin dan Integritas Pegawai

27 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Trending di Daerah